Kemenpar Gelar Sayembara Desain Restoran Nusantara 2017

advertorial , CNN Indonesia | Kamis, 03/08/2017 14:15 WIB
Kemenpar Gelar Sayembara Desain Restoran Nusantara 2017 Peresmian Sayembara Desain Restoran Nusantara 2017 / Foto: dok. Kemenpar
Jakarta, CNN Indonesia -- Bagi Anda yang bergelut di dunia arsitektur atau desain interior, jangan lewatkan sayembara ini. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) tengah menggelar Sayembara Desain Restoran Nusantara 2017. Acara yang juga diinisiasi oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan PT Propan Jaya Ini diresmikan di Balairung Soesilo Sudarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Rabu (2/8/2017).

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, Sayembara Desain Restoran Nusantara 2017 bertujuan untuk membuat desain pada tingkat gagasan. Nantinya akan dijadikan sebagai rujukan desain arsitektur nusantara bagi masyarakat dan investor. Selain itu juga akan menjadi patokan dalam membangun restoran di 10 destinasi pariwisata prioritas.

"Misal jika berwisata ke Bali, pasti indentik dengan desain restoran yang ada di Bali. Saat berwisata ke Sumatera Barat bangunan rumah khas Sumatera Barat juga sangat identik. Sayembara ini juga untuk mendukung pengembangan amenitas (fasilitas) pariwisata sebagai salah satu dari 3 aspek pengembangan pariwisata 3A yaitu atraksi, aksesibilitas, dan amenitas," katanya.

Sayembara ini digelar karena melihat kesuksesan Sayembara Desain Homestay Nusantara pada 2016 lalu. Kelak hasil dari sayembara yang akan menjadi hak Kemenpar dan Bekraf ini menjadi daya tarik tersendiri di destinasi wisata prioritas.

"Serta mendukung program Kemenpar dalam mengembangkan 10 destinasi pariwisata  prioritas sebagai Bali Baru seperti yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo," jelasnya.

Adapun kriteria yang harus dipenuhi untuk mengikuti sayembara ini yakni desain bangunan harus mengambil inspirasi kelokalan yaitu aspek eksterior dan interior, desain bangunan harus memperhatikan aspek ramah lingkungan (green building/ecofriendly), dan konsep perancangan menggunakan material lokal/daerah setempat.

"Tidak hanya itu saja, pengaturan tata ruang yang fungsional juga harus efisien sesuai ketentuan operasional restoran, higienis, sanitasi, dan keamanan harus diperhatikan. Hal yang paling penting juga yaitu sistem pengolahan limbah harus baik. Identitas kuliner lokal (otentik) dan penyajian, serta suasana (ambiance) budaya setempat," paparnya.

Direktur PT Propan Raya   Yuwono Imanto yang juga selaku  panitia pelaksana sayembara mengatakan, antusiasme peserta untuk berpartisipasi dalam Sayembara Desain Restoran Nusantara kali ini diharapkan dapat melebihi antusias peserta pada Sayembara Desain Homestay Nusantara tahun lalu yang mendapatkan  Piagam Penghargaan MURI atas Rekor Sayembara Desain Arsitektur Rumah Wisata Nusantara dengan Karya Terbanyak. 

Sayembara  Desain Restoran Nusantara 2017 ini bersifat terbuka bagi sarjana arsitektur, baik anggota Ikatan Aristek Indonesia (IAI) maupun bukan anggota IAI, baik perorangan maupun kelompok/tim. Sebanyak 30 finalis  akan mendapatkan hadiah total Rp 1 miliar. Untuk pemenang pertama mendapatkan hadiah sebesar Rp 50 juta, pemenang kedua Rp 30 juta,  dan ketiga Rp 20 juta. Pendaftaran dapat dilakukan melalui e-mail arsitekturnusantara.propanraya.com.

Sayembara ini akan melalui penilaian dari para juri profesional. Antara lain Yori Antar (arsitek profesional), Eko Alvares (arsitek profesional), Hary Santosa Sungkari (Deputi Bidang Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif), Joko suyono (praktisi dan akademisi bidang restoran), Haryadi BS Sukamdani (Ketua Pengusaha Hotel dan Restoran), dan Frans Teguh (Kementerian Pariwisata).

Rencananya, pemberian penghargaan dan pengumuman pemenang Sayembara  Desain Restoran Nusantara 2017  akan dilaksanakan pada September 2017 di Jakarta. Selain itu juga bertepatan dengan rangkaian kegiatan Hari Pariwisata Sedunia (World Tourism Day) yang diperingati sebagai Hari Pariwisata Nasional.