Alasan 'Ngemil' Ternyata Baik buat Kesehatan

Elise Dwi Ratnasari, CNN Indonesia | Selasa, 05/09/2017 16:39 WIB
Mengudap makanan ringan disampaikan ahli gizi dapat menjaga gula darah, bikin mood stabil, dan pada anak bisa lebih fokus belajar. Mengudap makanan ringan disampaikan ahli gizi dapat menjaga gula darah, bikin mood stabil, dan pada anak bisa lebih fokus belajar. (Foto: Thinkstock/Wavebreakmedia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Banyak yang beranggapan aktivitas 'ngemil' atau menikmati camilan selalu berujung pada masalah kesehatan seperti obesitas.

Anggapan itu ternyata tidak sepenuhnya demikian. Camilan juga termasuk dalam asupan makanan dan penting bagi kesehatan. Hal ini dengan catatan, jika camilan yang dikonsumsi adalah camilan sehat.

"Ngemil itu menjaga gula darah, bikin mood stabil, dan pada anak bisa lebih fokus belajar. Biasanya, kalau lapar, orang mudah  bosan atau bete, kan," ungkap Pakar Gizi Keluarga, Leona Victoria Djajadi di sela media briefing Bulan Kesehatan Gigi Nasional di Plataran Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (5/9).


Camilan, kata Victoria, penting karena bagian dari keseluruhan diet atau asupan makanan bagi tubuh. Bahkan untuk anak-anak, camilan sebaiknya dimasukan dalam menu harian.


"Lewat ngemil, orang tua memasukkan nutrisi serta mengajarkan anak soal penanda lapar dan haus," katanya.

Namun, kenyatannya masih banyak orang seringkali kurang tepat dalam memilih camilan. Menurut Nielsen Global Snacking Survey 2014, 79 persen camilan dibeli dengan alasan memenuhi keinginan rasa dan tampilan. Sebanyak 65 persen dilakukan karena ingin mencoba camilan baru.

"Kalau ada camilan baru, anak itu cenderung lapar mata dan ingin mencoba," ucapnya.

Victoria menyarankan, baik dewasa maupun anak-anak terdapat menu planning dengan memasukkan 'ngemil' sebanyak 2-3 kali dalam sehari. Camilan dapat dikonsumsi 2 jam sebelum atau sesudah makan besar.


"Ibu bisa menyiapkan gabungan camilan. Variasi, tampilan menarik dan rasa yang enak bisa membuat anak-anak suka," katanya.

Ia menyarankan, camilan sebaiknya mengandung serat seperti sayuran dan buah, serta mengandung protein, kalsium dan rendah lemak tanpa kandungan gula buatan. (rah/rah)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK