CPNS Kemenkumham Tak Lagi Wajib Cetak Kartu Antrian/Informasi

Rahman Indra , CNN Indonesia | Sabtu, 09/09/2017 11:40 WIB
CPNS Kemenkumham Tak Lagi Wajib Cetak Kartu Antrian/Informasi Berhubung server masih bermasalah, calon pegawai negeri sipil tak lagi wajib cetak kartu. Informasi waktu dan tempat bisa diakses di situs Kemenkumham dan BKN. (Foto: ANTARA FOTO/Saiful Bahri)
Jakarta, CNN Indonesia -- Situs Kementerian Hukum dan HAM sempat tak bisa diakses dalam beberapa hari terakhir sehingga para calon pegawai negeri sipil Kemenkumham tak bisa mencetak Kartu Antrian/Informasi yang menjadi salah satu syarat untuk melangkah ke tes berikutnya. 

Kemenkumham sempat mengatakan situs akan kembali normal, pada Jumat (8/9) malam, tapi hingga Sabtu (9/9) pagi masih bermasalah. Mengatasi persoalan ini, panita lalu memutuskan untuk tak lagi mewajibkan CPNS mencetak kartu, dan menyediakan informasi waktu dan tempat ujian di situs Kantor Wilayah Kemenkumham masing-masing dan Badan Kepegawaian Negara (BKN). 

Ungkapan itu disampaikan Lilik Bambang Lestari, Kepala Biro Humas Kemenkumham, di Jakarta, pada Sabtu (9/9) pagi, pukul 10:00 WIB.

"Berhubung server masih bermasalah, pelamar CPNS bisa langsung melihat jadwal seleksi, terkait tempat dan waktunya di situs saja. Tak lagi wajib cetak kartunya," ungkap Lilik.


Keputusan ini, menurut Lilik, diambil untuk memudahkan para CPNS Kemenkumham yang akan melaju ke seleksi berikutnya pada Senin (11/9) mendatang. 

Menurutnya, per Sabtu siang ini, calon pegawai negeri sipil dapat melihat pengumuman waktu dan tempat seleksi ke situs Kemenkumham dan BKN. 

"Pengumuman tersebut akan di tampilkan di situs Kemenkumham (Kanwil Kemenkumham masing-masing), dan BKN (https://SSCN.bkn.go.id)," ujarnya. 

Tak lagi cetak kartu 

Lebih jauh, Lilik pun membagi pernyataan resmi bernomor SEK.KP.02.01-740 yang menyatakan CPNS Kemenkumham tak lagi perlu cetak kartu antrian.

Selain itu, CPNS Kemenkumham 2017 yang mengikuti verifikasi dokumen asli dan pengukuran tinggi badan dengan kualifikasi pendidikan SLTA Sederajat diminta membawa sejumlah dokumen.

Di antaranya Ijazah/STTB (asli), Transkrip nilai Ijazah/STTB (asli), Kartu Tanda Penduduk/Surat Keterangan Perekaman Kependudukan (suket) (asli), Lembar bukti pendaftaran SSCN (fotokopi), dan Pas Foto ukuran 4x6 berlatar belakang merah 2 lembar.

Pada poin keduanya, disampaikan CPNS tak lagi perlu membawa cetakan nomor antrian pelaksanaan verifikasi dokumen asli dan pengukuran tinggi badan.

Surat pengumuman itu dikeluarkan pada Sabtu (9/9), oleh Bambang Rantam Sariwanto, Sekretaris Jenderal Kemenkumham, selaku Ketua Panitia Seleksi.


Catatan Redaksi: Semula Kemenkumham menyatakan kepada CNNIndonesia.com bahwa informasi akan diunggah di tautan cpns.kemenkumham.go.id, tapi kemudian diralat menjadi di situs Kantor Wilayah Kemenkumham masing-masing.
Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berebut Kursi Pegawai Negara