logo CNN Indonesia

Laporan dari Lampung

5 Oleh-oleh yang Wajib Diborong dari Lampung

, CNN Indonesia
5 Oleh-oleh yang Wajib Diborong dari Lampung
Lampung, CNN Indonesia -- Saat berkunjung ke Provinsi Lampung, tak lengkap rasanya bila tak membawa buah tangan atau oleh-oleh khas daerah yang terkenal sebagai penghasil kopi terbaik ini.

Berikut ini, CNNIndonesia.com merangkum lima oleh-oleh khas Lampung yang bisa Anda beli dan bawa usai berlibur.

1. Kopi Lampung
Sebagai salah satu penghasil kopi terbaik di Indonesia, tentu buah tangan kopi menjadi yang paling wajib untuk Anda bawa dari Lampung. Bahkan, kopi Lampung disebut-sebut menjadi salah satu kopi terbaik di dunia bersama Vietnam dan Brazil.

Jenis kopi paling terkenal dan banyak dihasilkan di Lampung ialah kopi robusta. Robusta merupakan jenis kopi yang memiliki variasi rasa yang kuat dan tajam, namun tak begitu asam, seperti halnya kopi Arabica.

Kopi robusta memiliki kandungan kafein yang lebih sedikit, namun gula dan lipidnya lebih tinggi dibandingkan Arabica. Hal inilah yang menyebabkan rasanya lebih asam.

Selain Robusta, Lampung juga punya menghasilan kopi Arabica dan kopi Luwak.
Bila Anda ingin mencicipi kopi Lampung, Anda bisa mengunjungi beberapa kedai kopi, misalnya warung Mie Aceh Jambo di Jalan Sultan Agung Way Halim.

Meski identik dengan Mie Aceh, namun minuman kopi asli Lampung disajikan di sini. Selain itu, harganya sangat terjangkau, hanya sekitar Rp8-10 ribu per gelas.

Namun, bila ingin membeli biji kopi dan menjadikannya sebagai oleh-oleh, Anda bisa membelinya di Kedai Kopi Dr Coffee di Gang PU, Jalan Pagar Alam Nomor 44, Kedaton, Bandar Lampung.

Selain itu, kopi asli Lampung juga dijual di toko oleh-oleh Aneka Sari di Jalan Ikan Kakap Nomor 26, Pesawahan, Teluk Betung, Bandar Lampung dan toko Manisan Yen-yen, tak jauh dari toko Aneka Sari. Harganya pun bervariasi, dari Rp20 ribu sampai ratusan ribu.

2. Keripik Pisang Susu
Selain menjadi penghasil kopi, Lampung masih punya komoditas perkebunan andalan, yaitu pisang. Wajar saja bila daerah ini memiliki oleh-oleh dari hasil pengolahan pisang, yaitu keripik.

Bila keripik identik dengan gurih dan asin, namun Lampung punya resep oleh-oleh yang cukup unik, yakni keripik pisang susu, yang memiliki cita rasa gurih layaknya keripik, namun dipadukan dengan rasa manis dari susu.

Kendati begitu, kudapan dari olahan pisang ini sebenarnya belum begitu lama menjadi oleh-oleh utama kota yang dikenal dengan ikon gajah itu.

Namun, cita rasanya yang enak membuat keripik pisang susu menjadi salah satu oleh-oleh wajib yang perlu dibeli usai berlibur ke Lampung.

Bahkan saat ini, keripik pisang tersebut tak hanya dipadukan dengan susu, melainkan juga dengan keju, cokelat, kopi hingga rasa-rasa manis lainnya.

ilustrasi keripik: Di Lampung, keripik pisang tak terasa asin melainkan manisFoto: Thinkstock/Suwanmanee99
ilustrasi keripik: Di Lampung, keripik pisang tak terasa asin melainkan manis

Untuk membelinya, Anda tinggal datang ke beberapa toko oleh-oleh di Jalan Ikan Kakap, Teluk Betung, Bandar Lampung. Di sana, banyak sekali toko oleh-oleh, seperti Aneka Sari dan Manisan Yen-Yen.

Adapula keripik pisang susu Mr. Monkey dan Suseno. Untuk harga, keripik pisang susu ini dibanderol mulai dari Rp15 ribu per kemasan, tergantung ukuran.

3. Sambal Lampung
Seperti halnya lidah orang Sumatera yang terkenal gemar makanan pedas, tentu oleh-oleh sambal menjadi salah satu yang favorit dari Lampung.

Sambal Lampung sendiri terkenal dengan cita rasanya yang pedas menggigit, namun tetap gurih. Untuk jenis sambal, Lampung punya beberapa pilihan.

Mulai dari Sambal Seruit, Sambal Ikan Peda, Sambal Bawang, Sambal Terasi, Sambal Goreng Udang Lampung, hingga Sambal Cuka.

Untuk mendapatkan, Anda bisa membelinya di toko oleh-oleh di pusat kota, khususnya kawasan Teluk Betung, Bandar Lampung. Harganya mulai dari Rp35 ribu per botol sambal.

4. Kemplang
Setelah mencoba sambal khas Lampung, Anda bisa membeli pula kemplang, kerupuk asli Lampung, yang cocok dimakan dengan cocolan sambal.

Seperti halnya kemplang Palembang, kemplang Lampung juga dibuat dari bahan utama ikan. Bedanya terletak pada cara memasaknya.

Bila di Palembang, kemplang digoreng. Kemplang Lampung justru dipanggang, sehingga lebih gurih dan rasanya lebih khas, meski teksturnya lebih keras. Dibanding kemplang Palembang, kemplang Lampung lebih mirip kemplang Bangka.
Mencicip kemplang kurang lengkap jika tak ditambahkan sambal yang pedas manis.

Kemplang banyak dijual tak hanya di pusat oleh-oleh Lampung, namun telah menyebar ke toko-toko pinggir jalan biasa hingga supermarket. Harganya, mulai dari Rp5 ribu sampai Rp20 ribu per kemasan.

5. Kain Tapis
Tapis merupakan kain khas Lampung yang berbentuk seperti sarung dengan corak alam, flora, dan fauna. Namun, Tapis merupakan kain hasil tenunan dengan benang kapas, benang perak, dan benang emas.

Biasanya, Tapis digunakan untuk acara adat sebagai padu padan busana asal Lampung. Selayaknya sarung, Tapis digunakan dengan cara menyematkannya dari pinggang ke bawah.

Namun, tak hanya digunakan sebagai padu padan busana khas Lampung, saat ini, Tapis juga banyak digunakan sebagai hiasan rumah, misalnya dipajang di dinding. Untuk pajangan, biasanya motif Tapis berupa kaligrafi hingga perahu nelayan.

Kain ini tak hanya digemari ibu-ibu saja, namun juga kaum remaja kekinian.

Untuk membeli Tapis, Anda tak hanya bisa mencarinya di toko cenderamata, namun di pusat perbelanjaan sudah banyak dijual.

Salah satunya, Tapis bisa didapat di sentra perajin yang terletak di seputaran kawasan Kemiling, Bandar Lampung dengan harga mulai dari Rp50 ribu.

0 Komentar
Terpopuler
CNN Video