Jalur Kereta Trans-Siberian Direncanakan Sampai ke Jepang

Ardita Mustafa , CNN Indonesia | Kamis, 14/09/2017 15:18 WIB
Jalur Kereta Trans-Siberian Direncanakan Sampai ke Jepang Penampakan kereta Trans-Siberian yang menempuh jalur terpanjang di dunia. (Thinkstock/asafta)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jalur kereta terpanjang di dunia, Trans-Siberian, bakal semakin membuat turis penasaran untuk menumpang, karena dikabarkan ada rencana untuk membangun Trans-Siberian dari Rusia ke Jepang.

Saat ini Trans-Siberian memiliki tiga jalur, dari Moskow ke Vladivostok, China, Beijing via Mongolia, dan Beijing via Manchuria.


Dilansir dari The Independent, rencana pembangunan Trans-Siberian dari Jepang sudah dalam tahap pembicaraan. Presiden Rusia Vladimir Putin kabarnya juga sudah bertemu dengan beberapa pejabat Jepang.

Jika benar terwujud, jalur kereta yang pertama kali dibangun pada 1891 itu akan memiliki panjang sekitar 13.518 kilometer, termasuk dengan jembatan sepanjang 48 kilometer.


Rute Trans-Siberian dari Moskow ke Jepang akan melalui Jerman, Polandia, Pegunungan Siberia, London, pesisir timur Jepang, Wakkanai, dan Tokyo.

Rencana pembangunan jalur kereta ini bisa disebut sejarah, karena Rusia dan Jepang dirasa kurang akrab sejak Perang Dunia II.

[Gambas:Instagram]

Kedua negara ini juga sempat mempermasalahkan empat pulau yang berada di kawasannya.

Tapi jika Trans-Siberian Jepang sudah beroperasi, maka kedua negara ini akan menikmati banyak keuntungan, mulai dari ekonomi sampai pariwisata.

Perjalanan kereta Trans-Siberian diklaim aman, bahkan untuk turis dengan keluarga atau turis wanita.

[Gambas:Instagram]

Untuk memulainya, jangan langsung datang ke Moskow dengan pesawat terbang. Karena jauh akan lebih seru jika naik kereta dari London ke Moskow, lalu lanjut naik Trans-Siberian sesampainya di sana.

Di bulan Mei sampai September kereta ini akan disesaki turis, karena pemandangan sepanjang perjalanannya akan begitu indah. Namun, di musim dingin, kereta akan jauh lebih lengang.


Siapkan waktu selama tujuh hari untuk menumpang dari ujung ke ujung.

Beli tiket terpisah dan siapkan visa untuk bisa berhenti di setiap kawasan yang menarik, seperti Irkutsk di Siberia atau Ulan Bator di Mongolia.