Konsep fotografi jalanan atau street photography ikut menjadi tren sejak beberapa tahun belakangan ini.
Obyek foto dari street photography umumnya adalah mobilitas warga, rambu jalan, ruang dan bentuk, potret sampai hal yang berbau humor.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di edisi pertama InFrame, fotografer CNNIndonesia.com, Safir Makki, akan memberi beberapa tips untuk memulai aktivitas street photography:
1. Persiapkan fisik, karena aktivitas street photography berada di luar ruang, sehingga energi akan terkuras.
2. Berpakaian sewajarnya dan usahakan jangan terlalu mencolok, karena street photography bersifat candid sehingga orang di sekitar tak perlu mengetahui kehadiran kita yang sedang mengabadikan momen.
3. Menguasai pengaturan kamera yang digunakan, sehingga kita bisa mengabadikan momen dengan cepat tanpa harus memikirkan teknis lagi.
[Gambas:Instagram]
4. Gunakan kamera dan lensa seringkas mungkin. Selain memudahkan ruang gerak kita, kita juga bisa fokus memaksimalkan alat yang digunakan.
5. Buka mata dan telinga serta perhatikan lokasi dengan seksama, karena pasti begitu banyak momen unik yang tak terulang dua kali.
[Gambas:Instagram]
6. Jangan pernah mengarahkan subyek foto, karena street photography bersifat natural, spontan, serta anonim. Hindari memotret pengemis ataupun tunawisma.
7. Jangan memotret hanya dari satu posisi atau hanya berdiri.
[Gambas:Instagram]
8. Sabar dan tenang, sehingga framing foto bisa lebih sempurna.
9. Tak perlu risau dengan hasil foto yang dirasa kurang bagus, abadikanlah momen sebanyak mungkin selagi masih ada di lokasi.
10. Jika ada kesempatan, tunjukkan hasil foto kepada subyek foto, karena mereka pasti akan merasa senang. Atau segera minta maaf jika mereka merasa kurang berkenan di foto.
Kelas fotografi Cekrak-Cekrek akan dilaksanakan di Dunia Fantasi Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, pada Sabtu 30 September 2017. Pendaftaran untuk mengikuti acara ini gratis dan terbatas hanya untuk 20 peserta.
Simak selengkapnya di laman ini.