Ivanka Trump Ungkap Depresi Pasca Melahirkan yang Dialaminya

Rahman Indra, CNN Indonesia | Jumat, 22/09/2017 19:33 WIB
Ivanka Trump Ungkap Depresi Pasca Melahirkan yang Dialaminya Dalam bincang-bincang Dr Oz Show, putri Presiden AS, Donald Trump itu mengungkapkan pengalamannya akan Postpartum Depression yang ia alami. (Foto: REUTERS/Kevin Lamarque)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dalam sebuah bincang-bincang di televisi 'The Dr. Oz Show' baru-baru ini, putri sekaligus penasihat senior Presiden AS Donald Trump, Ivanka Trump mengungkapkan bahwa dirinya mengalami postpartum depression (PPD) usai melahirkan anak-anaknya. 

Ungkapan ini ia sampaikan untuk memberi kesadaran pada publik akan apa itu postpartum depression. Disebut depresi, karena para pengidapnya akan mengalami sejumlah gejala seperti rasa khawatir, kepanikan dan kecemasan yang berlebihan. Hal ini tentu membuat seseorang akan merasa lelah, dan tersiksa tapi takut untuk mengungkapkannya. 

Trump serta suaminya, Jared Kushner memiliki tiga anak, yaitu Arabella (6), Joseph (3), dan Theodore (1).


“Setiap kehamilan ketiga anak saya, saya selalu memiliki beberapa tingkatan yang berbeda dari postpartum depression,” ungkap Ivanka seperti dilansir dari CNN, pada Kamis (21/9).


Gejala dan kondisi tersebut, akan dirasakan efeknya setelah melahirkan, yang meliputi rasa sedih dan kegelisahan yang berlebihan.

“Itu benar-benar mengubah keadaan emosional saya karena saya merasa tidak mampu mengemban tugas sebagai ibu dalam keluarga sekaligus wanita karir,” kata Ivanka.

[Gambas:Instagram]

Pembahasan mengenai postpartum depression tidak direncanakan sebelumnya oleh Trump dalam program tersebut. Namun, Trump merasa bahwa pembahasan ini sangat penting.

“Lihatlah, saya mampu mempertimbangkan diri saya dengan bersusah payah untuk berubah. Lalu saya memiliki ambisi yang kuat. Saya terdorong untuk mengubah pola emosional saya.”


Sebuah penelitian US Preventive Services Task Force menyatakan bahwa satu dari sembilan wanita pernah mengalami gejala postpartum depression.

Tidak hanya Ivanka Trump, sejumlah aktris maupun penyanyi ternama sebelumnya juga mengungkap hal serupa, di antaranya aktris Lena Headey, Chrissy Teigen, dan Adele. Pada media, mereka terbuka mengungkap perjuangan untuk menyembuhkan postpartum depression yang dialami.

Gejala postpartum ini lebih mudah menyerang para ibu yang memiliki riwayat penyakit depresi dalam keluarga serta penyalahgunaan alkohol. US Satuan Tugas Pencegahan merekomendasikan untuk menjalankan terapi perilaku kognitif atau konseling bagi wanita dengan kondisi tersebut.

“Salah satu hal yang saya lakukan saat ini ialah mediasi, ini sangat berpengaruh dan membantu saya,” ujar Ivanka.

Ia menambahkan pernyataannya kepada Oz bahwa saat ini dirinya sulit untuk menemukan waktu untuk mediasi, terlebih sejak anak-anaknya bangun pagi. Namun hal tersebut tidak menjadi halangan bagi Trump, setiap paginya ia masih bisa melakukan hal tersebut sekitar 15-20 menit setiap pagi. Kegiatan mediasinya tersebut mampu “mengisi jiwanya kembali”, dan dia merasa itu hampir setara dengan jam tidurnya.


ARTIKEL TERKAIT