Acara yang bertema ‘Savor the Captivating Flavor and Big Discounts’ ini digelar dalam rangka Hari Pariwisata Dunia yang jatuh pada 27 September 2017.
Lihat juga:10 Bar Tempat Kongko Larut Malam di Jakarta |
Kementerian Pariwisata bekerjasama dengan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) dalam penyelenggaraannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena itu, ia mengimbau agar barang dagangan yang dijual harus sarat dengan kearifan lokal.
"Kuliner menjadi salah satu daya tarik sebuah daerah begitu pun dengan kerajinan khasnya. Acara ini akan menjadi ajang promosi yang bagus bagi daerah dan diharapkan dapat menjadi atraksi menarik bagi turis yang datang,” kata Arief di Jakarta, seperti yang dilansir dari Antara pada Kamis (28/9).
Penyelenggaraan WICSF 2017, menurut Ketua Umum DPP APPBI A. Stefanus Ridwan, merupakan kerja sama dalam upaya meningkatkan jumlah kunjungan turis dan transaksi di pusat perbelanjaan yang diproyeksi akan meningkat hingga 20 persen.
“Kuliner dan belanja merupakan salah satu produk pariwisata andalan. Semoga acara ini juga dapat membantu menyumbang kunjungan turis, yang tahun ini ditargetkan 15 juta kunjungan wisatawan mancanegara dan 265 juta pergerakan wisatawan nusantara di Tanah Air,” ujar Stefanus.
Selain mal besar di Jakarta, WICSF 2017 juga digelar di Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Pekanbaru, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Barat.
(ard)