Komentar Tajam Melania Trump untuk Ivana Soal 'First Lady'

Christina Andhika Setyanti, CNN Indonesia | Rabu, 11/10/2017 12:56 WIB
Komentar Tajam Melania Trump untuk Ivana Soal 'First Lady' Ketenangan Melania Trump akhirnya terusik oleh pernyataan mantan istri Donald Trump, Ivana yang mengatakan dirinya adalah first lady. (REUTERS/Jonathan Ernst)
Jakarta, CNN Indonesia -- Melania Trump akhirnya buka mulut untuk mempertahankan 'gelarnya' sebagai first lady atau ibu negara yang diklaim mantan istri pertama Donald Trump, Ivana.

Dalam sebuah wawancara jelas peluncuran memoarnya Raising Trump, Ivana dengan bangga mengatakan bahwa dia punya nomor langsung ke mantan suaminya di Gedung Putih. Dia juga mengatakan bahwa dia selalu bicara dengan Donald Trump setiap 14 hari sekali.

"Saya punya nomor langsung ke Gedung Putih tapi saya tidak benar-benar ingin menghubunginya di sana karena ada Melania di sana. Saya tidak ingin menimbulkan kecemburuan atau semacamnya karena saya pada dasarnya adalah istri pertama Trump, oke?" kata Ivana kepada ABC sembari tertawa.


"Saya adalah first lady, oke?"

Menanggapi ucapan Ivana, Melania pun mengomentarinya sebagai 'sosok pencari perhatian.'

Melania mengeluarkan tanggapan tersebut lewat direktur komunikasinya, Stephanie Grisham dengan kata-kata yang tajam.

"Nyonya Trump membuat Gedung Putih menjadi sebuah rumah baru bagi Barron dan Presiden Trump. Dia suka tinggal di Washington DC dan dia merasa sangat terhormat dengan peran barunya sebagai ibu negara Amerika Serikat," kata Grisham kepada CNN.

"Dia berencana untuk menggunakan gelar dan perannya untuk membantu anak-anak, bukan menjual buku."

"Jelas bahwa tak ada muatannya ucapan dari mantan. Ini hanyalah sebuah suara untuk mencari perhatian dan perhatian untuk diri sendiri."

Mengeluarkan pernyataan ini merupakan sebuah langkah mengejutkan bagi Melania Trump. Padahal sebelumnya sampai Senin (9/10) lalu dia mengisolasi diri dari hal negatif dan kritik.

Dia sudah menahan diri untuk terlibat dalam debat dan kontroversi, hanya berfokus pada putranya, Barron dan mengembangkan perannya sebagai ibu negara.

Saat buku Ivana Trump diluncurkan pada Selasa (10/10), dia sedang mengunjungi West Virginia untuk melihat bayi kecanduan opioid.

Meskipun Melania sempat mengaku kalau dia berkulit tebal dan tak terganggu dengan kritik, namun terlihat jelas bahwa komentar Ivana cukup menohoknya.

Ivana dan Donald Trump bercerai pada 1992 karena perselingkuhan Trump dengan Marla Maples. Ivana adalah ibu dari tiga anak sulung Donald Trump, yaitu Donald Jr, Ivanka, dan Eric Trump.