FOTO: Jejak Pablo Escobar di Comuna 13

REUTERS/Nacho Doce , CNN Indonesia | Kamis, 12/10/2017 18:32 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Sejarah kekejaman Pablo Escobar di Kolombia terekam di Comuna 13. Area suram ini mulai tersenyum sejak banyak turis yang datang.

Kota Medellin di Kolombia terkenal dengan sejarah geng pengedar narkobanya. Dari serial ‘Narcos’ bisa dibayangkan aksi kekerasan yang dilakukan oleh kelompok Pablo Escobar dan kawan-kawannya setiap hari.
San Javier atau Comuna 13, merupakan salah satu area yang bertahun-tahun terdera aksi kekerasan geng pengedar narkoba di sana.
Tapi saat ini, secercah senyum mulai banyak terlihat di sana, karena area ini dikembangkan menjadi destinasi wisata.
Dulu, ada saja yang tewas terbunuh di gang atau jalanan Comuna 13. Tidak ada yang berani datang ke sini, kecuali pembeli dan penjual narkoba.
Di balik kesan sangarnya, Comuna 13 berada di area yang dikelilingi oleh keindahan alam. Pemukiman warga dibingkai cantik oleh perbukitan hijau. 
Hingga tahun 1990-an, Comuna 13 dikuasai oleh kelompok Pablo Escobar. Setelah dirinya meninggal pada 1993, kelompok pengedar narkoba lain berusaha menguasai area ini. Namun, pada tahun 2000-an, militer pemerintah berhasil membasminya.
Masyarakatnya lalu berkolaborasi untuk membuat area ini menjadi lebih apik. Tembok-tembok dihiasi graffiti, pagelaran seni budaya juga sering digelar.
Memang tak ada atraksi wisata berarti, namun turis yang datang biasanya ingin napak tilas sejarah kelompok Pablo Escobar di Comuna 13.
Semakin banyak tempat makan dan kongko yang buka di sini, masyarakatnya jadi berpikiran lebih positif setelah lama hidup dalam ketakutan. 
<div>Selain penggemar sejarah, turis yang menggemari fotografi juga bisa tenggelam di berbagai sudut Comuna 13 yang fotogenik.</div>