Mega Travel Fair 2017

9 Hal Menarik di Palembang Selain Pempek

CNN Indonesia , CNN Indonesia | Jumat, 13/10/2017 19:06 WIB
9 Hal Menarik di Palembang Selain Pempek Pempek bukan segalanya di Palembang, karena tuan rumah Asian Games 2018 juga punya banyak objek wisata yang menarik untuk dikunjungi. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bukan hanya kuliner pempek yang menjadi kebanggaan Palembang. Kota di Sumatera Selatan yang bakal menjadi tuan rumah Asian Games 2018 ini juga memiliki banyak objek wisata yang menarik:

1. Jembatan Ampera

Objek Wisata satu ini merupakan ikon dari kota Palembang. Dibangun pada tahun 1962, jembatan ini rampung dalam waktu tiga tahun.

Jembatan Ampera berukuran panjang 1.77 meter dan lebar 22 meter.

Awalnya, jembatan ini diberi nama Jembatan Bung Karno, dengan maksud penghargaan kepada Presiden Indoen yang telah mengabulkan permintaan masyarakat untuk membangun jembatan di atas Sungai Musi.

Namun, Soekarno merasa itu terlalu berlebihan, hingga akhirnya diberi nama dengan Jembatan Ampera, yang berarti AManat PEnderitaan RAkyat.

Berjarak 50 meter tidak jauh dari Jembatan Ampera pengunjung dapat mengunjungi pusat oleh-oleh dan makanan khas tradisional Palembang.

[Gambas:Instagram]

2. Danau Ranau

Danau Ranau terbentuk dari letusan vulkanik gunung berapi sekitar 55 ribu tahun yang lalu. Untuk dapat menikmati keindahan alam Danau Ranau, turis wajib membayar tiket masuk seharga Rp2.000 per orang.

Cuaca yang sejuk, dingin, segar, tentunya jauh dari polusi akan menyambut turis yang datang. Keindahan alam semakin ditunjukkan dengan adanya pemandangan sawah, tebing, dan perbukitan yang membingkai Danau Ranau tersebut.

Tak kalah menarik, tepat ditengah danau terdapat Pulau Marisa, yang memiliki sumber mata air panas yang dijadikan pemandian umum. Banyak turis yang datang berkunjung untuk bersantai dan mengobati penyakit kulit.

Bagi pengunjung yang ingin bermalam di Danau Ranau, tidak perlu khawatir karena di sekitar kawasannya terdapat hotel serta penginapan lainnya.

[Gambas:Instagram]

3. Pulau Kemaro

Pulau Kemaro terletak di tengah Sungai Musi, yang berjarak kurang lebih sekitar 6 km dari Jembatan Ampera.

Terdapat bangunan pagoda sembilan lantai yang sering didatangi oleh umat Buddha untuk sembahyang dan berziarah.

Di dalam Pulau Kemaro terdapat makam seorang Putri Palembang yang menikah dengan pangeran dari China. Konon sejarahnya, pangeran tenggelam ke dalam sungai yang disusul oleh sang putri.

Maka dari itu, di Pulau Kemaro terdapat pohon cinta yang bermitos; jika pengunjung datang bersama pasangan kemudian mengukir nama pasangan di badan pohon, maka cinta mereka akan abadi selamanya.

[Gambas:Instagram]

4. Air Terjun Bidadari

Sesuai dengan namanya, wisata alam ini konon katanya merupakan tempat mandi para bidadari.

Waktu terbaik untuk mengunjungi air terjun setinggi 30 meter ini ialah saat musim panas tiba, karena jika pengunjung datang saat musim hujan maka keindahan air terjun akan tertutup oleh kabut dan debit air yang terlalu deras.

Di dalam kawasannya tak hanya ada satu, melainkan tiga air terjun yang tidak kalah menarik; Air Terjun Bujang Gadis, Sumbing, dan Naga.

[Gambas:Instagram]


5. Air Terjun Lematang Indah

Objek wisata ini sangat mudah dijangkau, kerena berada di tepi jalan Kota Pagar Alam.

Untuk menikmati Air Terjun Lematang Indah, turis dikenakan biaya Rp4.000 per orang. Saat datang, akan disediakan tangga yang dapat digunakan untuk naik dan turun air terjun.

Dengan ketinggian 40 meter, Air Terjun Lematang Indah menyajikan suasana yang sejuk dan dingin.

Waktu yang tepat untuk berkunjung ke tempat ini selain musim hujan, karena jika musim hujan tiba anak tangga yang menjadi akses menjadi sangat licin.

[Gambas:Instagram]

6. Gunung Dempo

Bagi pengunjung yang gemar mendaki, Gunung Dempo menjadi objek wisata yang pas. Setinggi 3.159 meter, gunung ini menyajikan pemandangan alam yang indah.

Gunung Dempo dikelilingi dengan kebun teh. Kawah gunung yang masih aktif ini juga dapat berubah warna sewaktu-waktu. Terkadang berwarna biru, putih, atau hijau.

Disarankan untuk mengunjungi wisata alam ini saat pergantian musim hujan ke musim kemarau, karena cuaca dan medannya jauh lebih bersahabat.

Tidak jauh dari Gunung Dempo, terdapat kampung kecil bernama Kampung Ampat yang masyarakatnya berasal dari suku Jawa.

[Gambas:Instagram]

7. Hutan Punti Kayu Palembang

Ditetapkan sebagai hutan lindung sejak tahun 1988, hutan ini merupakan hutan dengan jajaran pohon pinus yang luasnya terbesar se-Indonesia.

Seluas 50 hektare, hutan ini juga dilengkapi dengan berbagai macam fasilitas, seperti taman bermain, kebun binatang dan penangkaran buaya.

[Gambas:Instagram]


8. Benteng Kuto Besak

Benteng Kuto Besak merupakan benteng perjuangan rakyat Palembang saat melawan penjajah. Usianya sudah ratusan tahun, tapi kelestarian bangunnya masih terjaga.

Saat berada ke tempat ini, pengunjung juga dapat melihat kapal-kapal yang berlayar di Sungai Musi.

Pada malam hari, Benteng Kuto Besak biasanya diramaikan oleh pasar malam.

[Gambas:Instagram]

9. Sungai Musi

Berkunjung ke Palembang, belum lengkap rasanya kalau tidak berkunjung ke Sungai Musi. Selain Jembatan Ampera, sungai sepanjang 750 kilometer ini juga merupakan ikon kota Palembang.

Sejak zaman Kerajaan Sriwijaya, sungai ini dijadikan sebagai akses transportasi utama di kota Palembang.

Pengunjung juga dapat mencicipi berbagai macam kuliner dengan konsep restoran terapung di sungai ini.

[Gambas:Instagram]

Mega Travel Fair Palembang sedang digelar di Mal Palembang Icon pada 13-15 Oktober 2017.

Khusus pengguna Kartu Kredit Bank Mega dan Mega Travel Card tentu saja ada lebih banyak penawaran yang menarik.

[Gambas:Instagram]

Info lengkap Mega Travel Fair 2017 bisa diketahui lebih lanjut melalui www.bankmega.com atau melalui MEGACALL di 60010 (HP) atau 1500010 (PTSN).

Pantau terus Mega Travel Fair 2017 di akun media sosial Bank Mega melalui Instagram, Twitter (@BankMegaID) dan Facebook (Bank Mega Indonesia).

(ard)