Bermalam di Tanah Keluarga Kerajaan Thailand

Rizky Sekar Afrisia , CNN Indonesia | Jumat, 20/10/2017 17:34 WIB
Bermalam di Tanah Keluarga Kerajaan Thailand Upacara kremasi Raja Bhumibol Adulyadej akan berlangsung di Grand Palace dan Saman Luang. Hotel yang dekat dengan dua lokasi itu saat ini diincar oleh turis. (Courtesy of Riva Arun Hotel)
Jakarta, CNN Indonesia -- Thailand diprediksi akan diserbu ratusan ribu orang pada akhir bulan ini. Usai setahun berduka, Negeri Gajah Putih melakukan upacara kremasi atas mendiang Raja Bhumibol Adulyadej.

Mengutip AFP, pemerintah Thailand memperkirakan ada setidaknya 250 ribu orang yang menghadiri pemakaman raja yang telah berkuasa selama 70 tahun itu.

Bhumibol merupakan raja dengan masa kepemimpinan terlama di Thailand. Saking begitu dicintai oleh masyarakatnya, upacara kremasi raja yang juga dipanggil dengan sebutan ‘Father’ itu diprediksi juga akan dihadiri oleh turis mancanegara.

Upacara kremasi akan berlangsung di Grand Palace dan Saman Luang, taman di jantung kota Bangkok. Jika Anda berniat ikut menyaksikan peristiwa bersejarah itu, sebaiknya pesan hotel dari sekarang, sebelum semua penuh mendekati hari H.

Riva Arun Hotel bisa menjadi salah satu pilihan.

Lokasinya yang terletak di Maharaj Road begitu pas. Tidak terlalu dekat dengan keramaian yang membuat susah beristirahat, tetapi juga tidak terlalu jauh dari pusat kota, sehingga tak perlu transportasi tambahan untuk menikmati kuil-kuil dan candi yang menjadi ciri khas eksotisme Thailand.

Riva Arun tersembunyi di ujung gang, sehingga tak terganggu kendaraan yang lewat. Letaknya tak sampai 500 meter dari Sungai Chao Praya.

Setiap hari, setelah dibuai oleh kasur yang nyaman, Anda bisa terbangun dengan pemandangan padatnya transportasi air di sungainya. Kapal-kapal yang berseliweran di depan mata, tidak mungkin bisa ditemukan di Jakarta setelah membuka mata.

Kalau padatnya sungai membuat stres, coba layangkan pandang ke ujung-ujung stupa yang terlihat jelas dari jendela kamar. Mungkin itu lebih menenangkan.

Riva Arun masih terletak di tanah milik Kerajaan Thailand. Salah satu anggota keluarga kerajaan sendiri yang menyerahkan penggunaan tanah itu kepada pemilik hotel.

Maka tak heran jika hotel butik mungil dengan kamar kurang lebih 25 buah itu dikelilingi kuil-kuil terkenal di Bangkok.

Hanya perlu lima menit untuk menuju Wat Pho, yang begitu indah dengan stupa menjulang nan keemasan. Jika ingin ke Wat Arun, tinggal menyeberangi sungai sejauh satu kilometer.

Menuju Grand Palace dan Sanam Luang pun tak perlu naik mobil atau motor, karena pada 25-29 Oktober mendatang pasti jalanan akan macet. Dari Riva Arun, Anda hanya perlu berjalan selama 15 menit.

Berjalan sedikit lagi, sekitar 10 menit, Anda sudah sampai di Khao San Road, pusat turis backpacker yang terkenal dengan pesta sampai pagi.

Sebaiknya tak perlu memesan taksi, karena biasanya taksi lokal akan mematok harga 100 baht (Rp40 ribu) tanpa argometer, untuk jarak hanya dua kilometer.

[Gambas:Instagram]

Jangan khawatir dengan lokasi hotel yang ada di gang sempit. Dari luar hotel ini memang tidak terlihat megah. Namun Anda bisa merasakan bangunan dengan arsitektur modern di dalam. Pelayanannya pun sangat ramah. Seluruh staf bisa berbahasa Inggris dan siap membantu menemukan atraksi turis terdekat.

Jika memutuskan menginap di sana, jangan lewatkan sarapan dan makan malam di restorannya yang berada di rooftop. Di pagi hari, tamu hotel bisa makan bermandikan sinar matahari yang hangat dan pemandangan eksotis kuil Bangkok.

Di malam hari, adakah yang lebih romantis dari makan ditemani cahaya temaram lilin dan bintang-bintang di angkasa? Nasi goreng untuk sarapan dan steak iga untuk makan malam cocok dipilih, cita rasa tradisionalnya melekat di lidah.

[Gambas:Instagram]

Tidak ada salahnya tinggal di Bangkok lebih lama, bukan hanya untuk menghadiri prosesi kremasi Sang Raja. Sebab Riva Arun masih punya banyak lokasi menarik untuk mengejar foto di sekitarnya, selain hanya kuil-kuil.

Arahkan langkah dan kamera ke Tha Tien Market misalnya, pasar yang terkenal dengan seafood-nya. Tha Tien juga komunitas tertua di Bangkok, yang kini menjelma bukan hanya penyedia seafood tetapi juga transportasi air.

Pasar lain yang bisa didatangi termasuk Pak Klong Talad jika ingin membeli bunga, Tha Prachan Amulet yang menjual kebutuhan-kebutuhan beribadah bagi umat Buddha dan Wanglang untuk mencari sepatu atau kebutuhan sandang lainnya.

Harga kamar Riva Arun berubah-ubah tergantung musim liburan. Namun mereka mematok harga mulai 3.300 baht (Rp1,3 juta) sampai 15.000 baht (Rp6 juta).

Jika ingin hotel yang lebih dekat dan fasilitasnya lebih mewah, ada kolam renang serta sasana olah raga, Anda bisa mencoba Riva Surya, yang harganya dipatok mulai 3.500 baht (Rp1,4 juta) per malam untuk kamar paling standar.