11 Pose Yoga yang Dapat Cegah Diabetes

Rahman Indra , CNN Indonesia | Sabtu, 18/11/2017 14:34 WIB
11 Pose Yoga yang Dapat Cegah Diabetes Sejumlah gerakan yoga dapat membantu mencegah dan mengatasi penyakit diabetes, di antaranya dhaursana, mudrasana, dan chakrasana. (Foto: jeviniya/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Berolahraga teratur, diiringi gaya hidup sehat dapat mencegah kena diabetes. Latihan kebugaran itu bisa berbagai macam, termasuk yoga. Di antara banyak jenis gerakan yoga, sejumlah studi kesehatan menunjukkan beberapa gerakannya dapat membantu menangani kondisi kronis, termasuk diabetes.

Gerakan yoga yang menyeimbangkan gerakan dan pernapasan ditengarai membantu dalam menurunkan kelebihan berat badan, baik buat insulin, dan meningkatkan fungsi sarah yang semuanya bermanfaat buat pengidap diabetes tipe 2. Sebagai contoh, Tai Chi, adalah jenis yoga yang diyakini baik buat mengurangi masalah karena diabetes.

Oleh karenanya, bagi yang didiagnosis kena diabetes, melakukan gerakan yoga secara rutin dapat jadi solusi dan patut dibiasakan. Namun, mesti disertai dengan gaya hidup sehat dan konsumsi makanan bernutrisi. 

Latihan yoga terbaik buat diabetes di antaranya melingkupi latihan postur dan pernapasan yang dirancang secara khusus untuk menstimulasi pankreas. Dengan meningkatkan aliran darah ke pankreas, gerakan yoga ini akan merejuvenasi sel organ dan meningkatkan kemampuan produksi insulin dalam tubuh.


Nishriin Parikh, pakar dari Pusat Nutrisi dan pelatih kebugaran ternama, seperti dilansir dari Times Now News membagi sejumlah pose yoga yang menurutnya efektif untuk atasi diabetes. Menurutnya ada 11 pose yoga yang dapat membantu mengurangi risiko diabetes, yakni:

1. Dhaursana (pose membentuk busur)
2. Paschimottanasana (pose membentuk tikungan ke depan)
3. Padangusthasana (pose kepala sampai kaki)
4. Bhujangasana (pose menyerupai kobra)
5. Sarvangasana (pose dengan bahu tegap)
6. Ardha-matsyendrasana (pose spinal twist)
7. Pose Halagasana (pose bajak)
8. Yoga mudrasana (pose simbol yoga)
9. Supta Vajrasana (pose dengan duduk berpaut tegas)
10. Chakrasana (pose tubuh membentuk roda)
11. Shalabhasana (pose menyerupai belalang)

Bagaimana melakukannya?


Ketika melakukan gerakan asana, pastikan semua gerakannya sudah pas, apakah itu bagian lutut, bahu, atau pinggul. Juga pastikan gerakan tersebut sesuai dengan berat badan.

Seseorang juga dianjurkan untuk memastikan punggung tegak selama latihan. Selain itu, iringi dnegan aturan pernapasan yang natural. Dengan begitu akan dapat memberi efek positif bagi mental, emosional dan fisik.

Dalam melakukan yoga dianjurkan dalam keadaan perut kosong, atau saat pagi atau malam hari. Ketika melakukannya, penting untuk memulai asanas sederhana.

Meski baik untuk kesehatan, bukan berarti melakukannya berlebihan, termasuk dalam hal peregangan. Selain itu, gerakan yoga ini juga patut diberi peringatan bagi orang dalam kondisi kesehatan tertentu, seperti mengidap hipertensi, ibu hamil, dan kena cidera seperti lutut atau lainnya. Ada baiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum melakukan pose yoga untuk diabetes ini.
(sha/rah)