Fakta di Balik Rumor Tutupnya Kopi Liong Bulan

Rahman Indra , CNN Indonesia | Selasa, 21/11/2017 16:12 WIB
Fakta di Balik Rumor Tutupnya Kopi Liong Bulan Pencinta kopi khususnya tempat ngopi legendaris Kopi Liong Bulan Bogor sempat sedih karena rumornya yang tutup. Walikota Bogor memastikan itu tak benar. (Foto: Unsplash/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pencinta kopi, khususnya yang punya kenangan di Kopi Liong Bulan, Bogor sempat dihebohkan dengan rumor yang menyebutkan mereka tutup dan berhenti beroperasi. Kopi Liong Bulan terkenal karena sudah berdiri hampir tujuh dekade sejak 1945 lalu.

Kabar tutupnya warung kopi legenda Kopi Liong Bulan itu mengemuka ketika Awang Satyana, lewat akun Facebook pribadinya mengungkapkan dan berbagi foto.

Lewat Facebook-nya, ia mengungkapkan berita duka bagi ia dan bagi banyak orang Bogor, sebagai penggemar kopi Liong Bulan. "Kopi legendaris ini tutup selamanya -tutup umur, setelah bertahan 72 tahun di kota Bogor," tulisnya.


Sebagai gambaran, Kopi Liong Bulan sudah ada sejak 1945, sekitar kemerdekaan Indonesia di dekat Pasar Anyar Bogor, di belakang bioskop President yang telah mati lebih dari 20 tahun yang lalu. Awang menemukan, toko Kopi Liong Bulan yang berlokasi di Jl. Pabaton di sebelah Pasar Anyar, tutup sekitar minggu pertama November lalu. Lewat postingan itu, ia menyertai sejumlah foto. 

Lebih jauh, ia juga mengungkapkan kopi yang ada di sana tergolong murah, Rp 12.500 per 1/4 kg. Maka masyarakat kelas bawah selalu ramai berdatangan dari pukul 09:00 sampai pukul 15:00 saat toko buka.

"Belakangan saya sering menemukan toko ini tutup dan ditempeli kertas: tutup, sakit. Dan toko sering libur berhari-hari. Hm..ada nampak ketidakgairahan berbisnis," tulisnya lagi. 

Pada 8 November 2017, ia menemukan tulisan di depan toko yang mencantumkan: "Mulai hari ini Kopi Liong Bulan tutup, udahan." Awang juga setengah bertanya: "Adakah pabriknya? Tak ada, atau tak ada yang tahu (?)."



Tak tutup 

Terkait kabar tutupnya, Sherly Fausta, anak penerus Kopi Liong Bulan membantahnya. Lewat komentar di salah satu kolom Facebook di Pojok Bogor, Sherly menyampaikan kalrifikasi bahwa toko tersebut benar tutup, tapi itu hanya salah satu agen, bukan pabriknya.

"Saya di sini menulis sebagai salah satu anak langsung dr penerus Kopi Liong Bulan. Dan saya disini mau klarifikasi, bahwa penikmat kopi nggak usah galau-galau yah, kalian masih bisa menikmati Kopi Liong kok. Berita itu cuma hoax," tulisnya, pada Senin (20/11).

Lebih jauh ia menuturkan: "Memang benar toko itu tutup, namun itu hanyalah salah satu agen, bukan pabriknya. Kita masih akan terus produksi kopi yang berkualitas untuk para-para pencinta kopi, khususnya daerah Bogor dan Depok."


Sherly juga menekankan agar publik termakan rumor tutupnya toko Kopi Liong Bulan lalu "ngeborong" kopi liong karena takut kehabisan. Ia menegaskan, kopi tersebut masih banyak stoknya. 

"Tadinya nggak ingin comment, tapi nggak enak juga kalau masyarakat pada merasa resah ketakutan nggak bisa ngopi Liong lagi. Ada salah pengertian/kesalahpahaman di sini. Jadi mau klarifikasi saja," tulisnya.



Jawaban ini ia sampaikan di kolom terkait laporan Pojok Bogor berjudul Benarkah Kopi Liong Tutup?

Sanggahan Sherly juga dipertegas Bima Arya, Walikota Bogor yang mengunjungi langsung pabrik kopi tersebut. Lewat akun media sosialnya, Bima menuturkan bahwa Kopi Liong Bulan tak tutup seperti dirumorkan sebelumnya. 



"Kemarin bereda kabar tutupnya Kopi Liong Bulan yang didirikan oleh alm Linardi di Pasar Anyar tahun 1960-an. Tadi saya mampir ke pabriknya ternyata masih eksis, yang tutup adalah satu tokonya saja, karena pemiliknya sakit," tulis dia. (rah/rah)