Kasus berbau rasial itu terungkap setelah foto tanda masuk yang terpajang di salah satu jaringan toko kosmetik Pola beredar di dunia maya pada akhir pekan kemarin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kami juga sudah memberikan hukuman setimpal kepada toko yang memajang tanda tersebut,” kata sang juru bicara melalui pernyataan tertulis dalam bahasa Jepang dan China.
Jepang memang sedang berusaha mengundang lebih banyak turis asal China untuk datang, menjelang penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020.
Salah satu cara untuk mendatangkan lebih banyak turis China ke Jepang ialah melalui kelonggaran aturan visa kunjungan.
Sebanyak 23,8 juta turis China telah datang ke Jepang hingga Oktober 2017. Setiap tahunnya, turis China selalu merajai jumlah kedatangan di Jepang.
Turis China gemar menghabiskan uangnya untuk makan dan berbelanja. Kosmetik menjadi salah satu barang yang diincar mereka.
(ard)