Tak Bunyikan Klakson 18 Tahun, Pria India Dapat Penghargaan

Christina Andhika Setyanti , CNN Indonesia | Kamis, 07/12/2017 19:35 WIB
Tak Bunyikan Klakson 18 Tahun, Pria India Dapat Penghargaan Dipak Das, seorang pria asal India mendapat penghargaan karena tidak pernah membunyikan klakson selama 18 tahun. (Foto: Thinkstock/Artfoliophoto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Salah satu hal paling mengesalkan saat sedang terkena macet adalah mendengar berisiknya bunyi klakson yang bersahutan.

Namun di antara jutaan orang yang riuh membunyikan klakson kendaraannya, Dipak Das tidaklah termasuk di antaranya.

Dipak Das berbeda dengan pengendara lain, pria yang pernah bekerja dengan selebritis India seperti table maestro Pandit Tanmoy Bose, gitaris Kunal dan artis lainnya memilih untuk tidak membunyikan klakson. Dia tak pernah membunyikan klakson selama 18 tahun.


Karena tindakannya ini dia berhasil mendapatkan penghargaan Manush Sanman. Penghargaan ini mungkin terdengar aneh, namun India sebagai salah satu negara yang memiliki jalanan yang padat dan lalu lintas yang kacau, tindakan yang dilakukannya menjadi hal yang sangat unik.

Tak dimungkiri, jalanan India selalu dipenuhi dengan kebisingan suara klakson dari para pengemudi, klakson sendiri menjadi salah satu elemen penting yang selalu digunakan oleh para pengemudi di India. Para pengemudi menggunakan klakson untuk menggantikan fungsi kaca spion. Banyak mobil di India yang tidak memiliki kaca spion, sekalipun ada kaca spion hanya dilipat agar tidak ditabrak oleh kendaraan lain.

Saat lalu lintas semakin kacau dan semakin banyak mobil di jalan, para pengemudi akan berlomba-lomba membunyikan klakson agar mereka mendapatkan kesempatan untuk jalan atau untuk memberikan peringatan kepada pengemudi lain kalau kendaraannya terlalu dekat.

Das yakin dengan adanya tindakannya untuk tidak membunyikan klason akan mempengaruhi pengemudi lain untuk tidak membunyikannya. Dia berharap agar tindakannya itu menjadi contoh bagi pengendara lain. Das juga selalu menolak ketika penumpangnya menyuruh dia untuk membunyikan klakson.


Das menolak dengan sopan dan mengatakan kepada penumpang kalo hal tersebut tidak memberikan solusi untuk masalah ini. Das selalu mempertahankan prinsipnya ini meskipun melakukan perjalanan jauh.

Harapan Das termasuk sederhana. Dia hanya ingin, suatu saat nanti Kalkuta akan menjadi kota tanpa klakson. (cel/chs)