Pizza Neapolitan Masuk dalam Warisan Tak Benda UNESCO

Christina Andhika Setyanti, CNN Indonesia | Minggu, 10/12/2017 08:02 WIB
Pizza Neapolitan Masuk dalam Warisan Tak Benda UNESCO Pizza margherita adalah salah satu bagian dari pizza tradisional Italia yang disebut sebagai pizza neapolitana. (FoodiesFeed/Jakub Kapusnak)
Jakarta, CNN Indonesia -- UNESCO akhirnya mengakui bahwa seni pembuatan pizza neapolitan masuk dalam daftar Warisan Dunia Budaya Tak Benda.

Pengakuan ini muncul seminggu setelah lebih dari dua juta orang Italia menandatangani petisi. Mereka menuntut bahwa cara pembuatan pizza atau pizzaiuoli yang melibatkan persiapan, memutar kulit pizza, memberi topping, dan memanggangnya dalam oven kayu bakar adalah bagian dari budaya dan tradisi kuliner penting dari negara itu.

Pizza menyusul masuk ke dalam daftar UNESCO sebagai warisan dunia budaya tak benda setelah chogan atau budaya permainan berkuda yang melibatkan dongeng dan musik, seni membuat kincir angin dan pengoperasian kincir air di Belanda. Selain itu, ada juga proses pembuatan kapal tradisional di Sulawesi, Indonesia, dan juga nsima, makanan khas tradisional dari Malawi.




Mengutip Food and Wine, kopi Turki dan berbagai budayanya, pembuatan kue jahe Kroasia, gastronomi Perancis, dan tradisional makanan Meksiko juga termasuk dalam daftar kuliner UNESCO sebagai warisan tak benda.

Pengakuan UNESCO tentang pizza neapolitan ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian dan nilai tradisi budaya dalam pembuatan pizza.

Pizza neapolitan ini secara tradisional dibagi menjadi dua versi, yaitu margherita dan marinara.

Pizza margherita dibuat dengan tomat, mozarella, minyak, dan basil. Sedangkan marinara adalah pizza dengan tomat, bawang putih, oregano, dan minyak.

"Saya pikir dan harapkan, ini bisa jadi kesempatan untuk orang asing agar mengerti bagaimana pizza dibuat, tanpa nutella atau nanas," kata seorang penggemar pizza kepada Reuters. (chs/chs)