Hal tersebut diamini oleh beberapa pramugari yang menjadi narasumber dalam artikel yang dimuat oleh Oyster.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Penumpang yang duduk di barisan belakang mendapat pelayanan ekstra—terutama ketika lampu kabin sudah dimatikan, karena jaraknya yang dekat dengan dapur pesawat. Saya merasa tak keberatan untuk melayani mereka, selama mereka meminta tolong dengan ramah,” ujar pramugari yang lain.
Jika kebetulan tidak dapat bangku di barisan belakang, masih ada cara untuk membuat pramugari melayani kita dengan ekstra. Salah satunya ialah menyapa mereka dengan ramah saat masuk ke dalam pesawat.
“Kami selalu mengingat wajah penumpang yang menyapa kami dengan ramah saat masuk ke dalam pesawat. Mereka yang selalu kami utamakan saat menyalakan lampu bantuan, meski bukan duduk di kelas bisnis,” kata sang pramugari.
Selain pelayanan ekstra, sebenarnya penumpang di barisan belakang juga bisa lebih santai, karena mereka bisa memiringkan sandaran bangku tanpa merasa bersalah.
(ard)