Dimas Djay dan Erix Soekamti Buka Rahasia Jadi Seniman Sukses

Aulia Bintang Pratama, CNN Indonesia | Rabu, 13/12/2017 14:40 WIB
Dimas Djay dan Erix Soekamti Buka Rahasia Jadi Seniman Sukses Acara '1 Hari 3 Ilmu' yang digelar di Universitas Widyatama Bandung diyakini dapat meningkatkan motivasi dan kreativitas para mahasiswa. (Foto: CNN Indonesia/Aulia Bintang Pratama)
Bandung, CNN Indonesia -- Acara '1 Hari 3 Ilmu' yang digagas CNNIndonesia.com dan digelar di Universitas Widyatama Bandung diharapkan bisa meningkatkan motivasi dan kreativitas dari para mahasiswa.

Para peserta yang ikut dalam acara tersebut juga mengaku mendapatkan banyak hal dari para pembicara.

Mahasiswa semester 3 di Universitas Widyatama, Iqbal (18) menyatakan dia tertarik dengan materi yang diberikan Erix Soekamti. Menurutnya ide kreatif yang keluar dari kepala Erix memberikan inspirasi bagi karier berbisnisnya nanti.



"Yang paling menarik adalah Mas Erix karena beliau sangat kreatif dan apapun yang ada di pikirannya bisa menjadi suatu yang kreatif," katanya.

Sedangkan Suci (21), mahasiswi semester akhir, berkata bahwa ucapan Dimas Djay soal produksi video memberikan inspirasi bagi dirinya. Karena itulah, dia berniat mengikuti jejak Dimas di dunia produksi video.

"Ucapan yang paling diingat adalah soal out of the box, saya jadi ingin membuat video," kata Suci.

Berbeda dengan kedua rekannya, Mia (20) dan Rio (21), mahasiswa Universitas Widyatama dan Universitas Pendidikan Indonesia menyatakan terinspirasi oleh materi yang disampaikan Pemimpin Redaksi CNNIndonesia.com, Yoko Sari.


Menurut Mia, pengalaman Yoko Sari yang bekerja di luar negeri menambah keinginannya untuk sekolah dan bekerja di luar Indonesia.

"Dia (Yoko Sari) belum pernah punya pengalaman kerja di luar negeri tiba-tiba bisa kuat kerja di luar negeri selama 20 tahun," kata Mia.

Mia mengaku pengalaman itu membuktikan bahwa jika seseorang memiliki impian maka tak perlu takut untuk menjalankannya. Jika ingin mengalami sesuatu yang berbeda dalam hidup, kata dia, maka harus berani melakukannya tanpa rasa takut.

Sementara Rio mengatakan ketertarikan pada dunia jurnalistik membuatnya memperhatikan betul setiap ucapan dari Yoko Sari. Dia pun jadi semakin menyadari bahwa sistem di Indonesia sangat tidak tertata dan itu memberikan perbedaan yang mencolok dengan negara luar. (chs/chs)


ARTIKEL TERKAIT