Akhir Tahun Labuan Bajo Diserbu Turis

ANTARA, CNN Indonesia | Kamis, 28/12/2017 15:30 WIB
Akhir Tahun Labuan Bajo Diserbu Turis Perahu mengangkut turis yang bersiap melakukan kegiatan menyelam di Labuan Bajo. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Timur, Marius Ardu Jelamu, mengatakan bahwa kunjungan turis dari dalam dan luar negeri ke Labuan Bajo, Pulau Flores, meningkat tajam hingga akhir tahun ini.

"Sampai dengan Desember 2017, kunjungan wisatawan yang masuk ke Pulau Komodo Labuan Bajo meningkat tajam, mencapai 122 ribu orang," kata Marius, seperti yang dilansir dari Antara pada Kamis (28/12).

"Dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, jumlah kunjungan hanya mencapai 82 ribu orang. Peningkatan ini cukup memuaskan, mengingat bulan Desember merupakan low season (bukan musim liburan) di Labuan Bajo," lanjutnya.


Marius mengatakan, pengelola Taman Nasional Komodo mencatat turis mancanegara mendominasi jumlah kunjungan yakni sebanyak 65 persen, sementara turis domestik sebanyak 35 persen.

"Saya tadi juga memantau hotel-hotel di Labuan Bajo juga penuh dan sudah diboking dari mana-mana dari luar NTT," ujar Marius.

"Ini pertanda bahwa wisatawan sekarang memilih alternatif liburan tidak lagi hanya berpusat di Bali namun sudah bergeser ke Labuan Bajo," lanjutnya.

Menurut Marius, peningkatan arus kunjungan tersebut didukung dengan lancarnya layanan penerbangan dari sejumlah rute ke Labuan bajo seperti dari Kupang, Denpasar, dan Jakarta.

[Gambas:Instagram]

"Bahkan frekuensi penerbangan Jakarta-Labuan Bajo telah berdampak besar bagi peningkatan arus wisatawan," kata Marius.

Ia mengatakan, turis yang masuk ke Labuan Bajo tidak hanya mengunjungi Taman Nasional Komodo, namun banyak juga yang berkunjung ke sejumlah destinasi wisata sekitarnya, seperti ke Pulau Flores seperti Manggarai, Ngada, Ende, Sikka, hingga Flores Timur.

Selain itu, banyak pula yang melakukan island hopping (menyeberang pulau) ke Pulau Timor, Alor, Rote, dan Pulau Sumba.

"Tren kunjungan ini tentu sangat positif karena ini menunjukkan pariwisata NTT semakin mendunia yang dilihat dari jumlah kunjungan wisatawan terus meningkat dari waktu ke waktu," pungkasnya.

(ard)