Asian Development Bank (ADB) menilai salah satu sebabnya adalah ketidaksesuaian kemampuan kerja pada pemuda dengan posisi yang dibutuhkan oleh industri (major skill gap). Alhasil 20 persen para pemuda di Indonesia terpaksa menjadi pengangguran atau 1 dari 3 orang Indonesia menganggur.
Masalah ini menjadi prioritas pemerintah untuk segera ditanggulangi dan ditingkatkan. Oleh karenanya, pemerintah mewajibkan masyarakat menempuh pendidikan tinggi dengan sistem pendidikan terbaik sehingga dapat mencetak lulusan dengan kualitas terbaik yang dapat langsung diserap oleh pasar.
Pendidikan tinggi dengan kualitas terbaik ada pada Sampoerna University. Dengan sistem pendidikan terbaik, Sampoerna University mampu mencetak lulusan yang tidak hanya diakui secara nasional namun juga siap bersaing di dunia global dengan keahlian berstandar internasional.
Sampoerna University lebih dari sekadar kampus, universitas ini terbentuk dari komunitas akademik yang terhubung dengan kebutuhan industri di masa depan. Selain itu, Sampoerna University merupakan universitas pertama yang menggunakan kurikulum internasional dan fokus kepada Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM).
![]() |
Selain belajar dengan kurikulum berbasis internasional, para mahasiswa Sampoerna University juga berguru dari dosen-dosen terbaik di bidangnya. Lebih dari 75 persen dosen di sana memiliki gelar Doctor dari berbagai perguruan tinggi terkenal di dunia. Jumlah tersebut lima kali lebih banyak daripada universitas lainnya.
![]() |
Jadi tunggu apa lagi, ayo bersama tekan angka pengangguran usia produktif dengan memilih universitas tepat, seperti di Sampoerna University. Work-ready, world-ready, and ready to lead.
Informasi lebih lanjut bisa di lihat di sini.

