Alasan Diet Terbaik Adalah 'Non-Diet'

Elise Dwi Ratnasari , CNN Indonesia | Sabtu, 13/01/2018 10:19 WIB
Alasan Diet Terbaik Adalah 'Non-Diet' Tak ada jalan pintas menuju berat badan ideal atau tubuh yang sehat. Sejumlah praktisi menilai diet yang terbaik justru tidak diet sama sekali. (Foto: prudkov/thinkstock)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jika resolusi diet tahun lalu gagal, tahun ini bakal jadi momen untuk menebusnya. Ada beragam jenis diet yang diyakini ampuh menurunkan berat badan. Dari semua daftar jenis diet, mungkin diet satu ini perlu dipertimbangkan.

Dilansir dari WXYZ, ada jenis diet yang tak melulu mengatur soal asupan makanan seseorang tapi lebih pada pola pikir. Tak ada jalan pintas menuju berat badan ideal atau tubuh yang sehat. Diet yang terbaik ialah tidak diet sama sekali.

Leanne Ray, seorang praktisi diet dan pendiri situs leanneray.com mengatakan, pendekatan non-diet pada dasarnya perpindahan fokus dari persoalan eksternal dalam petunjuk terkait pengambilan keputusan untuk makan.
"Jadi sesuatu seperti penghitungan kalori dan nilai dan bahkan bergerak pada persoalan internal. Sehingga semacam fokus pada internal tubuh soal apa yang harus kita makan," katanya dikutip dari WXYZ, pada (9/1).

Ray menjelaskan ada tiga prinsip makan yang bisa diadopsi daripada harus bergonta-ganti jenis diet. Pertama, jangan fokus pada berat badan. Menurutnya, fokus pada berat badan hanya jadi distraksi saja daripada jadi sesuatu yang positif.

Kedua, makanlah dengan penuh kesadaran. "Hadir secara sadar dalam momen tertentu mengajarkan bagaimana makanan tertentu membuatmu merasa, seberapa banyak energi yang mereka berikan padamu," kata Ray.

Hal terakhir adalah keluarlah dari restoran dan masuk ke dapur. Dalam artian, memasak makanan sehat di rumah lebih jadi pilihan untuk tubuh ideal.
Selain tiga prinsip makan, Ray juga memberikan saran terkait beberapa jenis makanan yang mendukung rencana makan seimbang. Pertama, pilih biji-bijian. Biji-bijian mengandung serat, vitamin dan mineral, sehingga ia mampu memberikan rasa kenyang lebih lama.

Kedua, buah dan sayur. Menurut Ray, penting untuk menemukan buah atau sayur favorit dan menikmatinya. Jangan makan sayur hanya karena ia sempat hit akhir-akhir ini.

Diet seringkali berasosiasi dengan menghindari makanan berlemak. Namun, lemak sehat dan protein perlu masuk dalam daftar sehingga orang tak perlu mengeliminasinya.

"Ini hanya soal memastikan bahwa kamu benar-benar paham bagaimana sesuatu membuat kamu merasakan," tambahnya.

Non-diet bukan berarti orang menyerah karena gagal diet. Tak ada yang dendam karena orang tak mampu mencapai atau memiliki sesuatu. Justru orang dapat mengapresiasi apa yang ia bisa.

"Lepaskan stres soal makan, bawa pada hal yang mendasar. Masuklah ke dapur," katanya. (rah)




BACA JUGA