Special K, Jenis Diet Hanya dengan Makan Sereal

Elise Dwi Ratnasari , CNN Indonesia | Sabtu, 13/01/2018 13:34 WIB
Special K, Jenis Diet Hanya dengan Makan Sereal Diet Special K punya aturannya sederhana, yakni cukup sarapan dan makan dengan sereal dan susu, kemudian malamnya makan dengan menu seimbang sesuai selera. (Foto: ImagesBG/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dari sekian banyak jenisnya, diet satu ini tak pernah mampir di telinga orang seperti jenis diet lain. Diet Special K sempat populer pada 2004 silam. Anti ribet dan ampuh menurunkan ukuran celana jin, jadi klaim yang diusung diet ini.

Mengapa anti ribet? Diet Special K hanya perlu modal sereal dan susu. Label sereal, Kelloggs merupakan pencetus ide diet. Aturannya pun sederhana, cukup sarapan dan makan dengan sereal dan susu, kemudian malamnya orang dapat makan dengan menu seimbang sesuai selera.

Dilansir dari WebMD, diet Special K didesain untuk penurunan berat badan secara cepat dan bukan merupakan program jangka panjang. Tak ada petunjuk berarti dari buku, ahli atau olah raga yang direkomendasikan. Semuanya bergantung pada petunjuk yang tercantum pada bungkus sereal.


Sereal ini tak seluruhnya dibuat biji-bijian utuh, sehingga rendah serat dan protein. Sereal ini juga rendah kalori, maka tak heran diet ini diklaim bisa menurunkan berat badan dalam waktu singkat.

Hal ini terbukti dari komentar-komentar yang muncul pada situs Diets in Review. Dilansir dari The Sun, beberapa berkomentar bahwa mereka mengalami penurunan berat badan cukup signifikan. Bahkan ada pula yang berat badannya turun hingga 31,7 kilogram.

Akan tetapi, ada pula yang berat badannya malah naik nyaris satu kilogram, walau sudah berolah raga. Ada pula yang turun hingga 1,8 kilogram tapi penurunan ini tak bertahan dalam sehari. Meski mempraktikkan diet, ada pula yang malah tak mengalami perubahan apapun.


Sementara itu, banyak wanita yang dilaporkan mengalami penurunan berat badan saat mengikuti petunjuk diet. namun kebanyakan menyerah karena diet ini hanya meninggalkan rasa lapar.

Para ahli, mengutip dari WebMD, tak menyarankan orang untuk mengikuti diet Special K. Pasalnya diet ini terlalu rendah protein, serat, buah dan sayur. Olah raga dan komponen lain yang mendukung perubahan berkelanjutan pun tidak tercantum dalam petunjuk diet. (rah)




BACA JUGA