Paket wisata murah yang ditawarkan mulai dari tiket masuk objek wisata, sewa mobil, sampai kamar hotel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Istijab, sejak awal Januari 2017 hingga saat ini rata-rata okupansi atau tingkat hunian kamar hotel, baik berbintang atau nonbintang (melati) di Yogyakarta masih berkisar 30-50 persen.
Karena program itu akan berakhir pada Februari 2018, Istijab lanjut mengatakan, PHRI Yogyakarta terus mempromosikan program secara gencar, melalui agen wisata sampai maskapai penerbangan.
"Kami belum bisa memastikan angkanya, karena biasanya pemesanan melalui masing-masing hotel dan agen travel. Kami yakin pemesanan masih bisa meningkat," ujar Istijab.
Istijab menilai terobosan seperti program paket wisata murah penting dilakukan, mengingat masing-masing hotel harus saling bersaing dengan jumlah kamar hotel di Yogyakarta yang dinilainya sudah over supply.
Dalam program 'Jogja Heboh', diskon yang ditawarkan hingga 60 persen. Salah satu hotel populer yang berada di kawasan Prawirotaman, Gallery Prawirotaman Hotel, bahkan menawarkan harga kamar Rp500 ribu per malam.
Sewa mobil, seperti jenis Avanza, juga ditawarkan mulai dari Rp450 ribu per hari.
Perjalanan ke Jurang Tembelan, Kebun Buah Mangunan, Rumah Hobbit, Pinus Pengger bersama pemandu wisata juga bisa dinikmati dengan harga mulai dari Rp250 ribu per orang.
Bagi yang berencana liburan murah di bulan Februari, segera cek situs resmi 'Jogja Heboh' di sini.
[Gambas:Video CNN]
(ard)