Sekertaris Daerah Pemkab Situbondo, Syaifullah, mengatakan bahwa Pemerintah Daerah menawarkan dua lokasi untuk pengembangan potensi wisata, yakni Pantai Pasir Putih dan Puncak Rengganis di Gunung Argopuro.
Keinginan pemerintah daerah mengundang investor, disampaikan saat pemaparan potensi objek wisata di Pendopo Kabupaten Situbondo pada beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bupati Situbobdo menyampaikan bahwa Pemkab membuka peluang investasi pengembangan objek wisata. Ia juga menekankan pentingnya menyempurnakan yang perlu disiapkan untuk menyambut investor datang ke Situbondo dan berinvestasi," kata Syaifullah, seperti yang dikutip dari Antara, Kamis (1/3).
Tak hanya Pantai Pasir Putih, saat ini Situbondo juga sedang membenahi Pantai Tampora sebagai objek wisata baru.
Pantai Tampora terletak di Kalianget, Desa Banyuglugur, Kecamatan Besuki.
Layaknya panorama pantai, di Tampora bisa menikmati matahari terbit sembari mengamati biota laut seperti teripang, landak laut, bintang ular, dan kawanan ikan.
[Gambas:Instagram]
Selain objek wisata bahari, Situbondo juga mendapat potongan kawasan Taman Nasional Baluran.
Kawasan ini merupakan perwakilan dari ekosistem hutan di wilayah Pulau Jawa yang medannya cenderung kering, sehingga memunculkan keberadaan savana, hutan mangrove, dan rawa.
Di Taman nasional yang namanya mengadopsi salah satu gunung di kawasan ini, menjadi habitat 26 jenis mamalia dan 155 jenis burung.
Satu satwa yang menjadi maskot Taman Nasional Baluran adalah Banteng. Namun satwa lainnya seperti Kerbau liar, Ajag, Kijang, Rusa, Kucing Bakau, Burung Merak, Ayam Hutan, Layang-layang Api, Kera, dan Macan Tutul juga tak kalah menarik untuk diamati.
[Gambas:Instagram]
Untuk objek wisata sejarah, Situbondo mempunyai pelabuhan Panarukan yang terkenal sebagai ujung timur dari Jalan Raya Pos Anyer-Panarukan di pulau Jawa. Jalur ini dibangun oleh Daendels pada era kolonial Belanda.
(ard)