Kepala Balai Bio Industri Laut, Hendra Munandar, mengungkapkan banyak limbah yang dibuang ke laut seperti minyak dari mesin kapal, buangan limbah air dari hotel, dan limbah usaha pencucian baju.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan semakin meningkatnya aktivitas pengangkutan wisatawan dari dermaga Teluk Nare menuju kawasan Gili Matra dan sebaliknya, tentu berpengaruh terhadap kualitas perairan laut.
[Gambas:Instagram]
Meskipun sejauh ini kualitas perrairan Teluk Nare masih relatif aman, karena belum ada gangguan terhadap kehidupan biota laut. Tapi, Hendra melanjutkan, potensi ancaman terhadap degradasi lingkungan perairan laut tetap ada.
Balai Bio Industri Laut, ia menambahkan, tidak memiliki kewenangan untuk menyampaikan teguran kepada para pemilik perahu cepat. Begitu juga kepada pelaku usaha lainnya yang memanfaatkan laut sebagai tempat pembuangan limbah air. Pasalnya, mereka sudah mengantongi perizinan dari pemerintah daerah.
Pihaknya berharap agar pemerintah daerah dan pusat yang memiliki kewenangan di Gili Matra, untuk memikirkan upaya menjaga kualitas perairan laut agar flora dan fauna di sekitar kawasan wisata dunia itu tetap lestari. (agr)