Lampu Merah di Peringatan 'Hari Hemofilia Sedunia'

CNNIndonesia, CNN Indonesia | Selasa, 17/04/2018 18:34 WIB
Lampu Merah di Peringatan 'Hari Hemofilia Sedunia' Perayaan Hari Hemofilia Sedunia jatuh pada hari ini, Selasa (17/4) diramaikan dengan aksi kampanye menghidupkan lampu merah di ruang publik. (Ilustrasi/Foto: Thinkstock/Katarzyna Bialasiewicz)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perayaan Hari Hemofilia Sedunia jatuh pada hari ini, Selasa (17/4). Tahun ini World Federation of Hemophilia (WFH) mengusung tema "Sharing Knowledge Makes Us Stronger."

Tiap tahunnya, WFH memang memiliki tema yang berbeda-beda untuk merayakan hari tersebut. Menurut Presiden WFH Alain Weill, tema tahun ini dipilih karena pengetahuan merupakan hal yang penting dalam memberi dukungan dan bantuan kepada pasien hemofilia di seluruh dunia.

"Kami yakin bahwa pengetahuan dan edukasi adalah kunci dalam dukungan yang lebih kuat terhadap pasien-pasien di komunitas kami. WFH memiliki sejarah panjang akan mengoleksi data dan berbagi pengetahuan," ucap Weill dalam rilis yang dimuat di laman web WFH.

Hemofilia merupakan penyakit bawaan yang umumnya dialami pria. Penyakit ini menyebabkan gangguan perdarahan karena kekurangan faktor pembekuan darah sehingga perdarahan berlangsung lebih lama saat tubuh mengalami luka.



Dalam memperingati Hari Hemofilia Sedunia, WFH juga menyelenggarakan aktivitas kampanye global untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai penyakit hemofilia. Aktivitas ini berupa menyalakan lampu berwarna merah atau "light up red," seperti yang telah dilakukan komunitas WFH dalam perayaan-perayaan sebelumnya.

Dalam melakukan kampanye "light up red" tersebut, anggota-anggota komunitas WFH serta organisasi yang bekerja sama berkumpul di berbagai titik lokasi historis atau monumen. Selain menyalakan lampu merah di tempat publik, anggota-anggota komunitas lainnya juga menyalakan lampu merah di rumah atau tempat kerjanya.

Selain melakukan kampanye, WFH juga telah mengembangkan WFH e-Learning Platform, sebuah laman web yang berisi lebih dari 500 sumber bacaan dan informasi mengenai hemofilia. Hal ini dilakukan agar masyarakat yang ingin mempelajari lebih jauh tentang hemofilia dan akses terhadap perawatan penyakit tersebut bisa melakukannya dengan mudah.


Merujuk sejarahnya, tanggal 17 April dipilih sebagai tanggal perayaan Hari Hemofilia Sedunia sejak 1989, sebagai penghormatan kepada founder WFH Frank Schnabel, yang hari lahirnya jatuh pada tanggal tersebut.

Sedangkan WFH merupakan sebuah organisasi nonprofit internasional yang dibentuk pada 1963, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup para penderita hemofilia dan penyakit kelainan pendarahan lainnya. (ast/rah)