Usai Dinobatkan Masuk Geopark, Kawasan Rinjani Akan Diperluas

agr, CNN Indonesia | Selasa, 17/04/2018 18:28 WIB
Usai Dinobatkan Masuk Geopark, Kawasan Rinjani Akan Diperluas Gunung Rinjani (Foto: Thinkstock/Ifew)
Jakarta, CNN Indonesia -- Beberapa hari lalu, Gunung Rinjani di Pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat resmi mendapatkan predikat sebagai UNESCO Global Geopark (UGG) oleh Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO). Bahkan UNESCO menyarankan untuk memperluas menjadi se-pulau Lombok.

Terkait predikat baru itu, General Manager Geopark Rinjani, Chairul Mahsul, mengatakan saat ini kawasan Geopark Rinjani luasnya separuh Pulau Lombok, yaitu 2.800 kilometer persegi.

"Di dalamnya termasuk kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani. Kawasan Geoparknya sampai Gili Trawangan karena disana itu ada jejak letusan," ujar Chairul, saat dihubungi CNNIndonesia.com melalui telepon, Selasa (17/4).

Ia mengatakan Lombok bagian selatan memiliki banyak gunung aktif di bawah laut, dan tipenya karst. Menurut kajian ilmiah dari sebuah universitas di luar negeri, erupsi Gunung Rinjani tahun 1257 mengalahkan Tambora dan Krakatau.

[Gambas:Instagram]

Selain itu, ia melanjutkan, pihaknya akan coba menerapkan sistem online untuk masuk ke Gunung Rinjani terkait dengan kuota.

Saat ini, ia melanjutkan, jumlah kunjungan wiatawan ke Kawasan Gunung Rinjani sekitar 80 ribu orang setahun. Namun ia dan timnya masih melakukan riset untuk memetakan jumlah kunjungan yang ideal perharinya.

"Kami ingin ini (penentuan jumlah kunjungan wisatawan) berbasis studi yang berbasis konservasi. Perlu waktu sekitar 3 sampai 4 bulan untuk studi ini," katanya.

Seperti yang telah diberitakan, untuk menjadi UGG, ada tiga unsur keberagaman yang harus dipenuhi yaitu geodiversity, biodiversity, dan culture diversity. Chairul mengatakan kekuatan Geopark terletak pada unsur konservasi, edukasi, dan kesejahteraan masyarakat.

Ia mengaku permasalahan utama yang terjadi di Kawasan gunung Rinjani adalah pembalakan liar, meskipun jumlahnya sudah jauh berkurang.

"Sumber kehidupan Pulau Lombok itu ada di sana, karena sumber airnya ada di Rinjani," katanya. (ard)