Melania Trump Diabadikan Sebagai Nama Bunga Anggrek Hibrida

Christina Andhika Setyanti, CNN Indonesia | Rabu, 23/05/2018 10:45 WIB
Melania Trump Diabadikan Sebagai Nama Bunga Anggrek Hibrida ilustrasi anggrek (CNN Indonesia TV)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ibu Negara Amerika Serikat Melania Trump sudah kembali ke Gedung Putih setelah menjalani operasi ginjal.

'Kado' yang didapatkan Melania bukan hanya namanya yang salah dieja oleh suaminya Donald Trump di status Twitter, tapi juga sebuah bunga anggrek yang indah. Hanya saja bunga ini bukan dari Donald Trump, melainkan dari sebuah kompetisi bunga anggrek.

Satu varietas bunga anggrek cantik ini diberi nama sesuai dengan namanya, The Rlc Melania Trump. Bunga ini merupakan bunga anggrek cattleya hibrida (hasil persilangan) pertama dengan kelopak berwarna fuschia. Tak seperti kebanyakan anggrek dari tipe tunggal, anggrek hibrida Melania mekar dalam berbagai warna termasuk aprikot, pink, oranye. Bunga anggrek Melania ini disumbangkan ke Kebun Raya Amerika Serikat.



Dalam bulan kompetisi ini di akhir pekan, bunga anggrek cattleya ini dianugerahi gelar HCC (Highly Commended Certificate) oleh American Orchid Society. Para juri mengklasifikasikan spesimen tersebut dalam 15 kriteria. Hasil penilaian ini menempatkan Melania di puncak standar HCC.

Tak dimungkiri, kalau anggrek punya lima tipe yang paling populer yaitu paphiopedilum, oncidium, dendrobium, cattleya, phalaenopsis.

"Dan cattleya adalah yang paling glamor di antara semuanya," kata Arthur Chadwick, President of Chadwick & Sin Orchids Inc, dikutip dari Bloomberg.

"Varietas ini adalah sebuah fashion statement dari 1920-1960. Secara visual, mereka yang paling menggoda dan membutuhkan perawatan khusus."

Rlc Melania Trump sendiri merupakan persilangan dari dua jenis anggrek, cattleya bold swan dan Rhyncholaeliocattleya Chia Lin.

Hanya saja sampai saat ini, bunga anggrek Melania Trump tidak dijual. Tak sembarang orang bisa memetik bunga anggreknya dan memanggilnya Melania.

Untuk bisa memanggil bunga anggrek tersebut sebagai Melania, bunga tersebut haruslah merupakan persilangan asli seperti Labradoodle tapi untuk tanaman.


Melania TrumpFoto: REUTERS/David Mareuil/Pool
Melania Trump

Bukan anggrek ibu negara pertama

Nama ibu negara sendiri bukan pertama kali dipakai untuk menamai bunga anggrek. Chadwick sendiri sudah melakukan hal ini sejak lama. Setelah pengumuman kandidat presiden, Chadwik mengambil bunga anggrek yang sudah disilangkannya dan dipilih yang cocok sesuai untuk dinamai.

Sebelum pemerintahan Trump, dia menghadirkan anggrek cattleya yang dinamai Michelle Obama dan mekar pada 2009 lalu.

Tradisi anggrek First Lady sendiri berasal dari tahun 1929. Chadwick & Son mengikuti tradisi tersebut pada 1980 dengan membangkitkan kejayaan bunga FLOTUS dari Barbara Bush yang kini sudah meninggal dunia.

"Ketika saya melihat garis waktu tradisi, saya sadar ada dua orang yang hilang, Eleanor Roosevelt dan Lady Bird Johnson."

Dia pun memutuskan untuk mengisi kekosongan dengan menghubungi kerabat mereka dan menerima hadiahnya.


(chs/chs)


ARTIKEL TERKAIT