Studi: Belajar Piano Bikin Kemampuan Bahasa Anak Meningkat

Elise Dwi Ratnasari, CNN Indonesia | Kamis, 05/07/2018 10:32 WIB
Studi mengungkap bahwa anak yang belajar piano tak hanya peka terhadap suara, tapi juga bahasa. Ilustrasi. (Istockphoto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Anak kerap diperkenalkan hal baru demi menggali talenta dalam dirinya, termasuk pada alat musik klasik yakni piano. Rupanya, selain mengajak anak untuk mengenal dan dekat dengan bunyi dan nada, belajar memainkan piano juga punya nilai plus.

Sebuah studi yang dipublikasikan di Proceedings of the National Academy of Sciences mengklaim bahwa belajar piano merupakan hal yang unik. Ia mampu membantu anak mengembangkan kemampuan bahasanya.

"Ada bukti bahwa paparan dini terhadap latihan bermain piano meningkatkan pemrosesan suara yang merambah tak hanya dari musik tapi juga pada bahasa," kata John Gabrieli, salah satu penulis studi dan ahli saraf kognitif di Institut McGovern untuk Riset Otak, Massachusetts Institute of Technology dikutip dari Metro (2/7).
Peneliti melibatkan sebanyak 74 penutur bahasa Mandarin berusia empat dan lima tahun. Mereka dibagi ke dalam tiga kelompok. Satu kelompok mengambil tiga sesi les piano dalam seminggu, masing-masing 45 menit per sesi. Kelompok kedua mengambil sesi serupa dengan tambahan bimbingan membaca. Sedangkan kelompok ketiga tidak melakukan keduanya.


Setelah enam bulan, tak ada perbedaan IQ, memori atau perhatian dari anak-anak, tetapi kelompok yang mengambil les piano dan bimbingan membaca menunjukkan perbedaan.
Bermain piano menjadikan telinga lebih peka untuk membedakan nada piano. Mereka juga tampak lebih baik dalam menguraikan perbedaan dalam kata-kata yang diucapkan.

"Konsonan perlu sedikit lebih presisi untuk dituturkan daripada vokal," imbuh John.

Ia menyimpulkan bahwa les piano mempengaruhi elemen kompleks dari proses berbahasa. Hal ini berpengaruh pada mereka yang menggunakan bahasa Mandarin saat bahasa tutur sangat dipengaruhi perbedaan nada.

Hasil studi ini pun membuat sekolah yang menjadi partisipan studi melanjutkan program les piano bagi anak.
"Semakin mereka berkembang, kemajuannya akan semakin baik pada kemampuan membedakan nada dan itu membantu mereka untuk mengembangkan kemampuan berbahasa secara keseluruhan," katanya.

Sebelumnya, banyak penelitian yang menyebutkan bahwa pengenalan instrumen musik kepada anak sejak dini bisa meningkatkan kemampuan otak.

Penelitian yang pernah dilakukan pada 2013 misalnya, menemukan bahwa perkembangan otak bisa dipengaruhi oleh umur ketika anak-anak mulai belajar alat musik.

"Pelatihan dini musik baik untuk anak, tak hanya membuat mereka mudah menikmati musik. Ini mengubah otak dan perubahan otak ini juga bisa berujung pada kemajuan kognitif," kata Yunxin Wang dari Beijing Normal University, seperti dikutip dari Guardian. (stu)


ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA