Hal ini pula yang dialami Puteri Indonesia 2004, Artika Sari Devi. Ibu dua anak ini harus memutar otak agar sang buah hati, Sarah Ebiela Ibrahim, kembali bersemangat saat hari masuk sekolah tiba.
"Bekal itu bisa bikin semangat anak. Bahkan anak ingin cepat sampai sekolah buat buka bekal," katanya saat konferensi pers bersama Minute Maid Nutriforce di Restoran Seribu Rasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (19/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tika, begitu ia akrab disapa, mengatakan orang tua harus paham apa yang disukai anak. Jika ditanya, banyak anak seusia SD yang menyukai makanan-makanan gurih atau manis. Namun, kata dia, selain makanan yang dia suka, anak perlu diperkenalkan dengan jenis makanan lain.
"Kita mengenalkan pada anak kalau makanan sehat itu bisa enak," katanya.
Selain itu, kreativitas orang tua diperlukan agar tampilan bekal bisa semenarik mungkin.
Satu hal lagi yang perlu diperhatikan orang tua adalah bekal memenuhi kebutuhan gizi anak. Bekal sebaiknya mengandung nutrisi penting untuk tubuh seperti protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral.
"Jadi ibu itu harus visioner, multitasking dan selalu siap. Jadi saya menyetok frozen food misalnya kroket kentang, kalau ada apa-apa, kita telat dan butuh cepat, tinggal goreng, selesai," ucapnya disusul tawa.
(chs/arh)