President University Siap Mencetak Jutaan Wirausaha

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Senin, 23/07/2018 13:48 WIB
President University Siap Mencetak Jutaan Wirausaha Tahun ini, President University meluluskan 979 sarjana, naik 24.6 persen dari tahun sebelumnya. (Dok. Jababeka)
Jakarta, CNN Indonesia -- Demi mencetak lulusan sarjana yang sukses, President University menghadirkan Business Incubator. Melalui Business Incubator, mahasiwa diajak belajar berwirausaha saat masih kuliah sehingga tiap tahunnya, President University juga meluluskan calon entrepreneur selain sarjana dan master.

Dalam upacara wisuda yang ke-13 di Jababeka Convention Center, Cikarang, (21/7) dengan tema 'Improvement of Entrepreneurial Spirits for Generation Z and Beyond', President University mengingatkan para lulusannya agar terus mengembangkan semangat kewirausahaan.

"Salah satu keunggulan sistem pendidikan di President University adalah selain menekankan capaian akademis, para mahasiswa juga dididik untuk langsung siap bekerja di berbagai bidang industri dan memiliki wawasan entrepreneurship. Untuk itu, President University telah mengembangkan metode dan sistem akademik tersendiri guna menyiapkan mahasiswanya agar memiliki daya saing, langsung siap kerja, dan sekaligus memiliki jiwa entrepreneurship," ungkap Rektor President University Jony Oktavian Haryanto dalam keterangan tertulis, Minggu (22/7).


Jony juga menyampaikan ada 979 mahasiswa tingkat Sarjana (S1) dan Pasca Sarjana (S2) yang diwisuda. Jumlah tersebut meningkat 24,6% dibandingkan lulusan tahun 2017 yang hanya berjumlah 786 mahasiswa. Dari seluruh lulusan tersebut, terdapat 107 mahasiswa internasional yang berasal berbagai negara, seperti China, Uni Emirat Arab, dan Vietnam.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Akademik President University Dwi Larso mengungkapkan umumnya mahasiswa memiliki tiga keinginan setelah lulus kuliah, yakni mendapatkan pekerjaan, berwirausaha, dan melanjutkan studi di program master maupun doktor.

Oleh karena itu, President University memiliki Business Incubator bagi mahasiswa yang ingin membangun start up dan Career Center untuk mendukung mahasiswa yang ingin mencari pekerjaan.

"Kita juga punya Language and Culture Center bagi mereka yang ingin melanjutkan studi ke Eropa atau Amerika," jelas Dwi Larso.

Dwi juga menyinggung kebutuhan Indonesia akan wirausaha. Saat ini, faktanya, Indonesia masih banyak membutuhkan hadirnya pengusaha-pengusaha baru, termasuk dari kalangan Generasi Z atau milenial.

Untuk menjadi bangsa yang maju dan makmur, lanjut Dwi, Indonesia membutuhkan lebih dari 5 juta pengusaha atau 2% dari seluruh penduduknya.

President University bertekad tidak hanya mencetak 2%, tetapi 25% wirausaha. Tentunya dengan ditunjang oleh kurikulum President University yang mendorong lulusannya menjadi wirausaha dalam berbagai bidang, baik yang bersifat sosial dan komersial, termasuk dalam memanfaatkan teknologi terutama IT.

Salah satu contoh yang menarik adalah alumnus Vincentia Sherren, Chief Strategy Officer dari Nusatalent.com yang turut diwisuda tahun ini.

"Pada semester 5 saya mendapatkan mata kuliah entrepreneurship dan di sana saya bertemu teman yang membantu saya membangun start up. Saya akhirnya menemukan solusi mengenai sumber daya manusia terutama untuk fresh graduate dan magang. Awalnya saya ambil jurusan akunting karena ingin langsung bekerja, pikiran tersebut langsung berubah ketika mengambil kelas entrepreneurship. Dari yang ingin bekerja sama orang lain sekarang ingin bekerja sama diri sendiri," paparnya.

Koordinator Kopertis IV Uman Suherman di hadapan pendiri President University S.D. Darmono serta sejumlah duta besar dari negara-negara sahabat dan perwakilan dari beberapa perusahaan yang menjadi mitra President University, mengapresiasi apa yang sudah dilakukan President University.

"Mewisuda hampir seribu orang bukan sesuatu yang mudah, President University sesuai dengan namanya sebagai yang terdepan memiliki kapasitas untuk menjadi yang terbaik di negeri ini. Para alumni yang lulus dari President University bukan hanya menambah jumlah sarjana maupun master, tetapi menunjukkan sebuah jati diri sebagai alumni sebuah perguruan tinggi terdepan dengan kemampuan daya saing," katanya.

Selain itu, President University menjadi kebanggaan dari Kemenristekdikti sebagai perguruan tinggi yang telah menunjukkan kepemimpinannya, khususnya di Jawa Barat.

Hal ini dibuktikan dari banyak prestasi yang diraih President University. Salah satunya adalah mahasiswa berprestasi tingkat nasional dari Jawa Barat dan Banten diraih oleh mahasiswi President University.

Salah satu mahasiswi President University, Novela, juga menjadi 17 finalis dari 142 mahasiswa program sarjana yang mengikuti ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi 2018. Selain itu, mahasiswi President University lainnya, Paulina mendapatkan IPK sempurna. Lulusan Program Studi Manajemen, Fakultas Bisnis, yang lahir di Jambi tahun 1997 ini berhasil meraih predikat summa cum laude dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4.0.

Paulina mengatakan prestasinya selama kuliah diperoleh berkat pengembangan karakter yang ia peroleh, yaitu melalalui kesungguhan dan kemauan belajar serta semangat untuk selalu berani mencoba hal-hal yang baru.

Semasa kuliah, Paulina aktif di organisasi kemahasiswaan dan berbagai ajang kompetisi mahasiswa tingkat nasional dan internasional. Berkat prestasi akademiknya, ia selalu mendapatkan beasiswa sejak tingkat pertama kuliah. Mulai dari beasiswa masuk dari PT Astra International Tbk. hingga China Harbour.

Lulus dari President University, kini Paulina bekerja sebagai Equity Analyst di PT Sinar Mas Sekuritas, perusahaan yang bergerak di bidang investasi dan pasar modal di Indonesia. Keunggulan akademik dan karakter Paulina membuat dirinya tidak susah untuk mendapatkan pekerjaan. Apalagi ia juga pernah ikut proses magang di sebuah perusahaan investasi.

"Program magang di President University sangat membantu saya untuk mencari tahu karier yang cocok dan mengajarkan saya tentang dunia kerja yang sesungguhnya," ujarnya.

Saat prosesi wisuda, Wakil Rektor Bidang Kemahaiswaan dan Alumni Agus Canny mengukuhkan seluruh sarjana baru menjadi anggota Assosiasi Alumni President University setelah membacakan Sumpah Sarjana.

Kemudian acara dilanjutkan dengan penyerahan Kartu Alumni disponsori Garuda Indonesia kepada Paulina sebagai mahasiswa lulusan terbaik sebagai perwakilan sarjana baru "Class of 2018" yang disaksikan oleh Ketua Asosiasi Alumni President University. (stu)