100 Bus Wonderful Indonesia Akan Wira-wiri saat Asian Games

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Jumat, 27/07/2018 14:22 WIB
100 Bus Wonderful Indonesia Akan Wira-wiri saat Asian Games Sebanyak 100 bus dengan stiker berbagai destinassi wisata di Indonesia akan melewati venue Asian Games 2018. (Dok. Kementerian Pariwisata)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perhelatan Asian Games 2018 yang tinggal hitungan hari dimanfaatkan Kementerian Pariwisata untuk menggenjot promosi wsata Indonesia. Salah satu caranya dengan mem-branding 100 bus menggunakan logo Wonderful Indonesia. Bus-bus ini akan berkeliaran selama Asian Games berlangsung.

Branding 100 Bus Wonderful Indonesia dikawal langsung Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya dan ditemani Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Silang Monas Jakarta Pusat, Kamis (26/7).

Tiga penyedia transportasi bus langsung digandeng, yaitu Transjakarta, Damri Airport Bus, dan Blue Bird Shuttle. Rinciannya, 64 bus Transjakarta untuk rute utama koridor satu, 20 bus Damri, dan 16 bus Blue Bird Group untuk shuttle bus pusat kota menuju bandara.


Mereka akan mempromosikan destinasi wisata Indonesia. Mulai dari Jakarta, Jawa Barat, Bali, Sumatera Selatan, Yogyakarta, dan Banyuwangi. Bus yang bergambar destinasi andalan itu juga pernah hilir mudik di negara-negara eropa, terakhir di Rusia saat Piala Dunia 2018 lalu.

"Asian Games ini adalah momentum. Sebelumnya kita juga sudah melakukannya di lima negara. Mulai dari Berlin (Jerman), London (Inggris), Paris (Perancis), dan terakhir di Moscow (Rusia). Semuanya sukses. Saya harap bisa tertular kesuksesannya di Jakarta saat Asian Games 2018," ujar Arief Yahya di Lapangan Monas.

100 Bus Wonderful Indonesia Akan Wira-wiri saat Asian GamesBus dengan destinasi wisata ini diharapkan akan efektif mempromosikan pariwisata Indonesia. (Dok. Kementerian Pariwisata)

Arief juga menyebut upaya ini akan menarik perhatian masyarakat, wisatawan, hingga para atlet saat Asian Games 2018. Ia mencontohkan Bus Wonderful Indonesia saat di ITB Berlin. Bus itu mampu mencuri perhatian dan akhirnya Indonesia terpilih menjadi exhibitor terbaik.

"Terakhir di Moskow. Bus yang kita branding jadi spot selfie bagi wisatawan di sana. Dan saya harapkan juga seperti itu di Jakarta. Wrapping ini biayanya mahal, tetapi lebih mahal bila tidak dipromosikan, setelah acara juga kita pertahankan hingga Desember 2018, sehingga acara kita value-nya tetap naik," ujar Menpar Arief Yahya.

Hal senada juga diungkapkan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno. Ia menceritakan pengalamannya saat berada di London melihat bus yang bergambar destinasi Indonesia.

"Ini media yang sangat bagus. Saat di London saya melihat sendiri dan saya sangat bangga sekali. Makasih Pak Menpar. Ini jadi pengalaman sendiri bagi yang melihat sehingga brand-nya membekas di ingatan," ujar Sandiaga Uno.

Sandiaga yang hadir ke lokasi acara mengunakan sepeda juga mengatakan Asian Games ini adalah perhelatan akbar milik semua. 

"Ini yang namanya "Indonesia Incorporated", branding ini bukan cuma logo. Ini melambangkam komitmen menyukseskan Asian Games. Dari pemerintahannya ada Kemenpar dan DKI. Dari swastanya ada dari Blue Bird, Transjakarta dan Damri, komunitasnya juga dirangkul, goalnya satu menyukseskan Asian Games," ujarnya. (stu)