"Peningkatan jumlah kunjungan tersebut trennya sama seperti tahun lalu, yakni di negara-negara Amerika sudah masuk libur musim panas," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto di Jakarta, seperti yang dikutip dari Antara pada Senin (3/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kenaikan kunjungan wisman tersebut terjadi di sebagian pintu masuk udara dengan presentase tertinggi tercatat di Bandara Sam Ratulangi, Sulawesi Utara yang mencapai 62,01 persen," ungkap Suhariyanto.
Kenaikan selanjutnya terjadi dari kedatangan di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh, yang mencapai 43,54 persen, dan diikuti Bandara Minangkabau, Sumatera Barat, yang mencapai 22,66 persen.
Sedangkan kenaikan terendah terjadi di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara, sebesar 5,03 persen.
Sementara itu penuruan jumlah kunjungan wisman Juli 2018 terjadi di tujuh pintu masuk udara dengan persentase penurunan paling besar terjadi di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Riau, sebesar 31,78 persen.
Untuk penurunan paling kecil terjadi di Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat, sebesar 3,44 persen.
Secara kumulatif, jumlah kunjungan wisman periode Januari-Juli 2018 mencapai 9,06 juta kunjngan atau naik 12,92 persen dibanding jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun sebelumnya 8,03 juta kunjungan.
(ard)