Festival Kota Tua Malang Surganya Pecinta Wisata Sejarah

Kemenpar, CNN Indonesia | Kamis, 13/09/2018 16:46 WIB
Festival Kota Tua Malang Surganya Pecinta Wisata Sejarah Ilustrasi bangunan tua. (Natanael Wahluya)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bagi penggemar wisata sejarah, Festival Kota Tua Malang 2018 patut dikunjungi, dengan sajian beragam bangunan kuno yang tersisa di Lawang. Festival akan digelar pada 27-29 September 2018 di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Peninggalan-peninggalan tersebut berupa rumah tinggal, penginapan, kantor dan fasilitas publik lainnya yang menunjukkan bahwa Lawang pernah menjadi wilayah penting, dan juga strategis, terutama di masa kolonial Belanda lalu.

Lawang adalah wilayah yang sejuk karena berada di ketinggian dan dilingkupi area perkebunan. Belum lagi suguhan bentang alam yang indah, den juga pegunungan yang menjadikan Lawang cocok untuk tempat peristirahatan. Tak heran jika di zaman penjajahan, Lawang menjadi kawasan yang sangat diincar.


Selain menikmati atmosfer Kota Tua, dalam acara yang pertama digelar ini, pengunjung juga diajak menikmati berbagai acara, seperti pertunjukan seni-budaya, musik, pameran industri kreatif, festival kopi, dan aneka macam kuliner.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi Festival Budaya Kota Tua Malang, karena bisa menjadi sarana untuk mempromosikan potensi pariwisata serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke Malang.

"Banyak keunikan keunikan warisan budaya nenek moyang yang ditampilkan di sini, ini harus dilestarikan," kata Arief.

Menurutnya, Festival Kota Tua Malang adalah bagian dari upaya memperkuat atraksi.

"Malang merupakan destinasi kelas dunia. Apalagi mereka juga memiliki ikon Bromo Tengger Semeru (BTS) yang telah ditetapkan sebagai destinasi prioritas. BTS telah ditetapkan sebagai 10 Bali Baru," kata Arief.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Made Arya Wedanthara menambahkan, banyak atraksi yang akan memanjakan pengunjung Festival Kota Tua Malang.

"Festival Lawang Kota Tua ini baru pertama digelar dan itu murni ide dari masyarakat Lawang. Kita akan memberikan kesan pertama yang mengesankan. Festival ini hadir sebagai bagian dari upaya untuk mengangkat pariwisata heritage dan wisata edukasi di Lawang itu sendiri. Selama kegiatan itu bagus yang berdampak positif bagi masyarakat dan pariwisata di Kabupaten Malang, kami akan memberikan dukungan penuh," tutur Made.

Menurut Made, Festival Kota Tua Malang merupakan salah satu acara pariwisata yang bagus dan diharapkan bisa terus digelar di tahun-tahun berikutnya.

"Siapapun selama dia bisa kita bantu, kita kerjasama. Selama kegiatan itu riil, selama kegiatan bagus sama-sama multiple effect-nya itu kepada masyarakat, itu saja kuncinya. Kita tidak bisa ngomong satu-dua kali ya, itu pasti tiga tahun atau empat baru kita bisa merasakan multiple effect-nya," jelas Made.

Selain itu, di luar acara festival wisatawan juga dapat menikmati pesona keindahan destinasi yang ada di Lawang. Penggemar wisata sejarah juga bisa mengunjungi Candi Singosari dan Candi Sumberawan. Bagi yang suka wisata alam indah dan sejuk, Lawang juga punya Kebun Teh Wonosari dan Taman Safari Prigen.

Untuk mencapai Kabupaten Malang, sudah banyak beberapa penerbangan langsung ke Malang dari Jakarta. Berbagai jadwal kereta, bis, dan penerbangan dari berbagai kota seperti Jakarta, Jogja, dan Bali juga sudah tersedia.

Soal penginapannya, Malang banyak sekali hotel dan penginapan baik yang murah hingga mewah. Jenisnya juga sangat beragam mulai dari hotel, guest house dan homestay juga tersedia.

(vws)