"Kota-kota sekunder sedang populer di laman pencarian," kata Manajer Industri Google Indonesia, Zulfi Rahardian, saat jumpa pers di Jakarta, seperti yang dikutip dari Antara pada Selasa (9/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wakil Direktur Pemasaran Traveloka, Kurnia Rosyada, pada acara yang sama, berpendapat bahwa letak Malang yang mudah dijangkau dan banyaknya objek wisata menjadi alasan mengapa kota tersebut menarik untuk dijadikan destinasi berlibur.
"Di Batu, Malang, banyak tempat wisata. Cuaca juga lebih dingin," kata Kurnia.
[Gambas:Instagram]
Sementara Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, terkenal berkat keindahan alamnya dan penampakan reptil purba Komodo.
Warganet biasanya mencari "hotel labuan bajo", "komodo", "labuan bajo flores" dan "labuan bajo wisata" di mesin pencari Google Search.
Pulau Sumba, yang juga terletak di NTT, juga menjadi buruan para pelancong.
[Gambas:Instagram]
Mereka mencari informasi seputar "tiket ke sumba" di Google Search.
Film 'Marlina Pembunuh Empat Babak' juga membuat pencarian "Sumba Barat" dan "Sumba Timur" populer.
Selain mencari soal pemandangan, nama hotel Nihi Sumba yang sempat dinobatkan menjadi salah satu hotel terbaik di dunia, juga banyak dicari.
Warganet yang belum berkesempatan mengunjungi hotel tersebut berbondong-bondong melihat penampakannya di mesin pencari Google Search.
[Gambas:Instagram]
(ard)