Bersiap Menjelajahi Pulau Roon dengan Kayak

ANTARA, CNN Indonesia | Senin, 15/10/2018 15:46 WIB
Bersiap Menjelajahi Pulau Roon dengan Kayak Ilustrasi. (Foto: Dok. Sea Kayak Owner Club Indonesia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Selalu ada yang mengejutkan di sisi timur Indonesia, setelah dunia terpana dengan pesona bawah laut Kepulauan Raja Ampat kini saatnya para pecinta olahraga kayak mengalihkan pandangannya ke Pulau Roon.

Pulau Roon terletak di Kabupaten Teluk Wondama, Provinsi Papua Barat. Setelah menggelar Festival Pulau Roon pada Juli lalu, pemerintah Distrik Roon mulai merasa percaya diri untuk mengembangkan di sektor pariwisata.

Kepala Distrik Roon, Yefta Siregar, mengatakan sedang menyiapkan kegiatan berskala internasional yakni ekspedisi kayak Pulau Roon.


Kegiatan olahraga air tersebut diberi tajuk 'International Paragon Kayaking Roon Island'. Rencananya acara tersebut akan dilaksanakan pada Agustus 2019.

"Kita rencanakan akan diikuti peserta dari 25 negara. Rute ekspedisinya dari Pulau Roon ke Pulau Auri," kata Yefta, seperti yang dikutip dari Antara, Senin (15/10).

Yefta menuturkan telah menjalin kerjasama dengan sejumlah pihak terkait penyelenggaraan kegiatan tersebut. Salah satunya komunitas mahasiswa pencinta alam, dari Institut Teknologi Bandung.

"Beberapa waktu lalu sejumlah mahasiswa ITB telah melakukan ekspedisi Pulau Roon termasuk menggunakan media perahu kayak. Dan mereka sudah lakukan lokakarya secara swadaya dan inisiatif sendiri. Mereka tertarik untuk laksanakan kembali pada tahun 2019," kata Yefta.

Yefta menyebutkan Festival Pulau Roon 2018 memberi dampak positif terhadap sektor pariwisata Kabupaten Teluk Wondama, khususnya Distrik Roon, karena ratusan wisatawan luar negeri berdatangan pasca festival tersebut.

Selain memperkenalkan Pulau Roon kepada masyarakat luar negeri, ia melanjutkan, Internasional Paragon Kayaking Roon Island diharapkan ke depan memberi manfaat ekonomi lebih besar bagi masyarakat dari sektor pariwisata.

"Untuk tahun depan berbagai kegiatan yang akan kita laksanakan fokus untuk meningkatkan kunjungan turis asing," ujarnya lagi.

Pengunjung pulau Roon biasanya akan diajak melihat tiga atraksi wisata utama, yakni air terjun, gua tengkorak, dan pulau kelelawar.

Namun tak hanya itu, wisatawan juga bisa melihat Alkitab tua yang telah berusia lebih dari 200 tahun di Yende, atau mengunjungi hutan mangrove yang masih asri.

Kegiatan seperti snorkeling dan diving adalah aktivitas menarik untuk dicoba di laut Roon yang belum tercemar. (agr)