Hajatan IMF-World Bank Bikin Bali 'Panen Besar'

CNN Indonesia | Senin, 15/10/2018 20:09 WIB
Hajatan IMF-World Bank Bikin Bali 'Panen Besar' Penutupan Penyelenggaraan IMF-WB (Foto: CNN Indonesia/Safyra Primadhyta)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kesuksesan Annual Meeting IMF-WB 2018 dinilai memberi efek domino positif terhadap pariwisata Indonesia. Menteri Pariwisata Arief Yahya menuturkan momentum itu harus dimanfaatkan sebaik mungkin setelah acara global itu selesai. 

"Agenda ini juga bisa jadi contoh bagi daerah lain dalam membuat wisata MICE. Indonesia punya banyak kelebihan di bidang ini. Keberhasilan penyelenggaraan IMF-WB adalah buktinya," kata Arief dalam keterangannya, Senin (15/10).

Dia menuturkan acara itu berimbas langsung untuk hotel, transportasi, selain belanja yang dilakukan oleh puluhan ribu delegasi yang datang.



Sementara itu Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan pelayanan di Indonesia berkelas sehingga penyelenggaraan di masa mendatang harus ditingkatkan. 

"Indonesia disebut bisa menyelenggarakan sebuah pertemuan yang luar biasa rapinya. Semua sesuai jadwal. Tidak ada yang meleset," kata Luhut.

Luhut juga menjelaskan, Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde menyambut baik apa yang diberikan Indonesia dalam pertemuan ini. Demikian juga dengan Presiden World Bank Group, Jim Yong Kim.

"Madame Lagarde duduk di samping saya pas host country reception kemarin malam dan dia bilang well done. Jim Kim juga memberikan ucapan yang sama," katanya.


Pertemuan AM IMF-WB 2018 di Bali diklaim menjadi yang terbesar sepanjang sejarah. Hal ini dapat dilihat dari jumlah peserta yang begitu besar yakni tercatat sebanyak 36.619 orang.

"Dan ini berdampak jelas kepada perekonomian khususnya Bali. Pastilah dampak pertumbuhan ekonomi Bali lebih dari 6,54%," katanya.

Sumbangan Terbesar

Luhut mengatakan salah satu penyumbang ekonomi terbesar datang dari sektor pariwisata. 

"Turis asing hampir 3.000 orang yang pergi ke berbagai tempat, ada yang ke Bali, Lombok, Mandalika, Gili Trawangan, ada juga yang pergi ke Labuan Bajo, Komodo, malah ke kampung saya juga ada ke Toba sana," katanya.

Gubernur Bali I Wayan Koster menuturkan pariwisata Bali benar-benar panen besar yakni ketika tempat itu dikunjungi wisatawan dari 189 negara dalam satu kesempatan.

"Saya monitor sekarang ini sebagian delegasi ini ada di Bangli di desa kuno di Penglipuran, ada ke Ubud, ada ke Kintamani, ada ke Tanah Lot. Jadi ke mana-mana. Jadi selain menikmati suasana pertemuan juga menikmati destinasi wisata. Ini manfaat langsungnya," katanya. (egp/asa)