Lebih Kurus dengan Makan Cottage Cheese Sebelum Tidur

CNN Indonesia | Selasa, 06/11/2018 01:05 WIB
Lebih Kurus dengan Makan Cottage Cheese Sebelum Tidur Ilustrasi keju (Splitshire)
Jakarta, CNN Indonesia -- Konsumsi makanan ringan alias snack sebelum tidur konon mampu meningkatkan berat badan seseorang. Namun, bagaimana jika rasa lapar itu kerap datang menjelang tidur?

Anda tak perlu pusing. Ada snack yang bisa dikonsumsi jelang tidur tanpa menimbulkan rasa bersalah. Mengonsumsi cottage cheese sebelum tidur dinilai baik untuk kesehatan. Bahkan, ia diklaim mampu menurunkan berat badan.

Sebuah studi yang dipublikasikan di British Journal of Nutrition menyebut bahwa konsumsi cottage cheese sebelum tidur mampu menurunkan berat badan, mendorong metabolisme, serta pembentukan otot.



Cottage cheese merupakan keju yang terbuat dari dadih atau air susu sapi yang dikentalkan. Keju ini memiliki rasa asam. Di Indonesia, jenis keju ini memang tak sepopuler cheddar, mozzarella, dan parmesan.

Tak perlu takut dengan snack satu ini, sebab cottage cheese mengandung protein yang disebut kasein. Kasein mempunyai karakteristik pelepasan yang lambat, hingga mampu mendistribusikan asam amino yang penting untuk tubuh saat tidur.

Anda bisa mengonsumsinya dua sendok keju pada 30-60 menit sebelum tidur. Hal itu bakal meningkatkan kesehatan tubuh dan memberikan nutrisi pengganti bagi snack yang mengandung gula.

"Hingga kini kami mengasumsikan jenis-jenis makanan yang akan menunjukkan aktivitas serupa, tetapi kami tidak memiliki bukti cukup," kata Profesor Michael Ormsbee dari Universitas Negeri Florida, Amerika Serikat, dilansir dari Women's Health


Ormsbee mengatakan bahwa temuan jenis makanan lain bakal memberikan pilihan santapan yang semakin beragam selain serbuk protein.

Peneliti melibatkan 10 perempuan aktif berusia 20-an tahun. Mereka diminta mengonsumsi 30 gram keju 30-60 menit sebelum tidur. Mereka diatur supaya makan malam maksimal dua jam sebelumnya.

Peneliti menemukan, konsumsi cottage cheese dengan serbuk kasien sama-sama efisien untuk mendorong metabolisme.

"Sementara ini kami tidak bisa menggeneralisasikan untuk semua makanan karena kami hanya memanfaatkan cottage cheese, riset ini harapannya akan membuka pintu untuk studi lanjutan," ujar Ormsbee. (els/asr)


ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA