Pembeli disebut rela merogoh kocek dalam-dalam karena jam tangan ini dianggap bernilai tinggi. The Asprey berasal dari retailer London yang menjual jam tangan ini empat tahun setelah diproduksi pada 1952.
Nilai jual yang tinggi ini terbentuk lantaran keunikan dan kelangkaannya. Arloji yang sudah berusia 66 tahun ini didesain oleh Patek Philippe, perusahaan jam tangan mewah asal Swiss yang terkenal karena memproduksi banyak jam paling rumit di dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, jam ini memiliki desain dengan detail lingkar berwarna emas. Di balik jam tangan ini, terdapat inisial pemilik pertama yakni RC. Dia membelinya pada 25 Mei 1956.
Kini, identitas pemilik jam tangan ini tak diketahui. Namun, seperti diberitakan Reuters, pembeli merupakan wanita muda dari Asia yang berbicara dengan bahasa mandarin. Sang 'crazy rich' ini duduk di bagian belakang dengan jin belel saat proses lelang berlangsung.
Jam tangan Asprey ini sebelumnya pernah dilelang pada 2006. Saat itu, jam tangan ini juga mencatatkan rekor dengan terjual seharga US$2,21 juta.
(ptj/asr)