Mengutip dari ThePointsGuy pada Selasa (8/1) berikut adalah sejumlah kesalahan yang dilakukan turis saat berwisata di Roma:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menjelajahi seluruh objek wisata tersebut dalam waktu satu atau dua hari memang memungkinkan, namun turis pasti merasa kelelahan karena harus berdiri dalam antrean yang panjang.
Pengalaman menjelajah objek wisata pun jadi tidak hakiki, karena harus terburu-buru.
Jadi sebaiknya siapkan waktu tiga sampai empat hari untuk agenda ke objek wisata di Roma, agar pengalaman menjelajah menjadi lebih khusuk.
2. Beli Tiket Mendadak
Roma memberlakukan tiket masuk ke sejumlah objek wisata. Namun tak banyak yang mengetahui kalau turis bisa membeli tiket jauh sebelum hari kedatangannya melalui sistem online.
Melalui pembelian online turis bisa mendapatkan harga yang lebih murah, bebas antrean dan terhindar dari penipuan calo.
3. Berharap Melihat Lukisan 'Perjamuan Terakhir'
Banyak turis yang mendatangi museum-museum di Roma untuk melihat lukisan 'Perjamuan Terakhir' karya Leonardo da Vinci.
Tapi perlu diketahui kalau lukisan tersebut berada di Milan, bukan di Roma.
[Gambas:Instagram]
4. Hanya Berbicara Bahasa Inggris
Masyarakat Roma terbilang cukup santai dengan keberadaan turis yang hanya bisa berbahasa Inggris.
Namun tak ada salahnya untuk mengucapkan sejumlah kalimat dalam bahasa Italia untuk menghargai mereka seperti per favore (tolong) atau grazie (terima kasih).
5. Memesan Cappuccino Selain Pagi Hari
Perlu diketahui kalau cappucinno hanya disediadakan dalam menu sarapan. Jika masih ingin memesan kopi setelah jam makan pagi, turis bisa memesan un caffè (espresso) atau un caffè macchiato (espresso dengan susu).
Kalau merasa espresso terlalu 'keras' bagi lambung, turis bisa memesan un caffè americano (kopi hitam ala Amerika).
Perlu diingat jangan hanya menyebut latte saat memesan kopi, karena latte berarti susu dalam bahasa Italia.
Artikel masih berlanjut ke halaman berikutnya...