Wilayah bagian barat dan tengah Austria sedang dihujani salju setinggi tiga meter yang memutus akses ke sejumlah kawasan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun mobil tak bisa menjangkau lokasi karena terkendala akses, kata seorang juru bicara perusahaan penyedia jasa tersebut, Salinen Austria, seperti yang dikutip dari APA.
Selain mobil operasional yang terkendala, sebagian besar karyawan perusahaan tersebut juga belum bisa mencapai kantor pusatnya di wilayah pegunungan Salzkammergut.
Beberapa pusat ski di wilayah Styria, Austria Hulu dan Hilir juga harus ditutup, demi mengantisipasi longsoran salju, pohon tumbang, dan putusnya jaringan listrik.
Sebagian besar wilayah di kawasan ini mendapat peringatan siaga longsor tingkat tertinggi, setelah tujuh pemain ski dan pendaki tewas pada sejak Sabtu (5/1). Dalam musibah tersebut dua pendaki juga masih dinyatakan hilang.
Sebagian besar korban tewas akibat longsoran salju, tetapi layanan darurat mengatakan dua dari mereka tewas terjatuh ke dalam salju tebal dan kehabisan napas di dalamnya.
Ratusan tentara, petugas pemadam kebakaran dan relawan masih berusaha membersihkan jalan dan atap bangunan yang terkubur salju.
Brigadir Anton Waldner, komandan militer untuk wilayah Salzburg, mengatakan kepada AFP bahwa hujan salju yang luar biasa tahun ini telah membuat anak buahnya menghadapi situasi sulit, terutama ketika timnya berusaha membersihkan salju dari atap sebuah sekolah di kota Lungoetz yang setebal dua meter.
Sementara itu sektor pariwisata Austria juga merasakan dinginnya hantaman salju tahun ini.
"Pemesanan jangka pendek berkurang selama 50 persen," kata Petra Nocker-Schwarzenbacher, kepala pariwisata di kamar dagang Austria.
"Semua orang sedang khawatir akan cuaca," ujarnya.
(ard)