McDonalds Bersiap Ucapkan Selamat Tinggal Pada 'Big Mac'

CNN Indonesia | Kamis, 17/01/2019 15:42 WIB
McDonalds Bersiap Ucapkan Selamat Tinggal Pada 'Big Mac' Ilustrasi McDonald (REUTERS/Yves Herman)
Jakarta, CNN Indonesia -- McDonalds kehilangan hak atas merek dagang 'Big Mac'. Merek dagang itu dicabut oleh European Union Intellectual Property Office (EUIPO) lewat tuntutan yang diajukan oleh Supermac, perusahaan makanan cepat saji asal Irlandia.

Supermac membujuk EUIPO untuk membatalkan penggunaan merek dagang 'Big Mac' bagi McDonalds. Pembatalan itu dilakukan untuk membuka jalan bagi Supermac agar bisa berekspansi ke seluruh Inggris hingga Eropa.

"Kami senang bisa menang melawan McD," ujar Direktur Pelaksana Supermac, Pat McDonagh, melansir Reuters. Menurutnya, ini adalah kemenangan bagi bisnis secara umum serta keberhasilan untuk menyetop McDonalds dari tindakan mengintimidasi merek dagang.


Merek dagang itu dinilai menghalangi ambisi Supermac untuk berekspansi ke luar Irlandia dan ke seluruh negara Uni Eropa. Kemiripan diksi antara Supermac dan Big Mac dinilai bakal membingungkan pelanggan.

Namun, kebingungan itu tak akan terjadi lagi. EUIPO yang bermarkas di Spanyol memutuskan bahwa McDonalds tidak bisa membuktikan penggunaan 'Big Mac' yang dipakai sejak tahun 1996 silam. Ini artinya, McD bakal terancam ucapkan selamat tinggal pada Big Mac. 

Big MacFoto: Istockphoto/spflaum1
Big Mac

Sampai saat ini, belum ada komentar dari pihak McDonalds. 

Supermac pertama kali beroperasi di Ballinasloe, Galwat, Irlandia pada 1978. Kini, perusahaan itu telah memiliki 106 gerai di seluruh Irlandia dan Irlandia Utara.

Bagi McDonagh, sengketa ini bak pertempuran antara David dan Goliath. Dia bertempur melawan intimidasi merek dagang oleh perusahaan multinasional yang kuat.

"Mereka (McDonalds) bahkan sempat mencap salah satu produk populer Supermac, Snack Box, sebagai mereka dagang mereka," ujar McDonagh.

Secara historis, McDonalds tak pernah kalah dalam memperebutkan merek dagang. Sebelumnya, McDonalds sempat menghalangi seorang dokter gigi di New York yang menamai kliniknya dengan sebutan 'McDental' pada 1993 silam.

Hal yang sama juga pernah terjadi pada 2016 lalu. McDonalds mengalahkan upaya perusahaan Singapura yang mendaftarkan nama 'MACCOFFEE' sebagai merek dagang. (fau/asr)