Ia juga meminta pihak terkait untuk mengkaji ulang harga tiket masuk yang dinilai terlalu murah.
"Itu [Taman Nasional Komodo] ditutup untuk mengembangbiakkan rusa. Tapi jangan lupa dikunjungi atau tidak dikunjungi kan [komodo] tetap perlu makan," ujar JK di kantor wakil presiden, Jakarta, Selasa (22/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut JK, yang merupakan mantan duta komodo ini, proses pengembangbiakkan dapat dilakukan di wilayah lain yang tidak menjadi satu dengan komodo.
"Ya bisa dikembangbiakkan ke tempat lain dulu, baru dibawa ke situ [Taman Nasional Komodo]," katanya.
"Kalau kita melihatnya secara wajar, memang terlalu murah sekarang. Tapi nanti dirundingkan lagi," ucap JK.
JK menuturkan perlu ada penyesuaian harga tiket antara wisatawan domestik dengan mancanegara. Sejumlah tempat wisata di luar negeri, kata dia, umumnya memiliki perbedaan harga tiket bagi wisatawan mancanegara.
Pemprov NTT sebelumnya berencana menaikkan harga tiket masuk ke Pulau Komodo di Labuan Bajo, NTT. Harga tiket yang dimaksud adalah US$ 500 untuk turis mancanegara, dan US$ 100 untuk wisatawan domestik. (arh/agr)