Camilan-camilan Aman Buat Si Hipertensi

CNN Indonesia | Jumat, 01/02/2019 21:06 WIB
Camilan-camilan Aman Buat Si Hipertensi ilustrasi camilan (Jakub Kapusnak/FoodiesFeed)
Jakarta, CNN Indonesia -- Hipertensi alias darah tinggi tak selalu lekat dengan penyakit usia lanjut. Tak jarang mereka yang masih berusia di bawah 30 tahun sudah mengalami hipertensi.

Jika ingin tekanan darah stabil, otomatis harus benar-benar mengurangi asupan garam. Padahal di sisi lain camilan dengan rasa asin mampu memuaskan selera sembari menunggu jam makan siang atau malam. 

Tak perlu khawatir karena ada beberapa jenis camilan yang mampu memuaskan keinginan 'nyemil' tanpa dihantui rasa bersalah dan ketakutan akan naiknya tekanan darah. Sebaliknya, camilan-camilan berikut justru mampu membantu kontrol tekanan darah. 



1. Pisang

Camilan sehat tak musti ribet. Pisang jadi buah yang siap santap dan mengandung banyak nutrisi terutama potasium. Potasium memainkan peranan vital dalam mengatur tekanan darah. 

Dikutip dari medical News Today, American Heart Association menyebut potasium mengurangi efek sodium dan menurunkan tekanan pada dinding pembuluh darah. Selain pisang, ada buah-buahan lain dengan kandungan potasium seperti alpukat dan melon. 

2. Segenggam kacang

Rasa gurih dan tekstur renyah membuat orang menyukai kacang sebagai camilan. Camilan satu ini juga aman buat penderita hipertensi. Selain mengenyangkan, kacang pun membantu mengatur tekanan darah. Aneka kacang yang patut masuk dalam daftar camilan adalah kacang mede, walnut, hazelnut, pistachio. Namun pastikan konsumsi kacang yang bebas garam. 

Hanya saja, jangan dulu terlena. Pasalnya konsumsi kacang juga harus dibatasi. Baiknya batasi konsumsi kacang karena kandungan kalorinya yang tinggi. Cukup 42,5 gram sehari. Ini demi menjaga berat badan Anda.

3. Yogurt

American Heart Association melaporkan bahwa yogurt bisa mengurangi risiko tekanan darah tinggi pada wanita. Peneliti menemukan wanita usia pertengahan yang mengonsumsi lima atau lebih sajian yogurt tiap minggu selama 18-30 tahun menunjukkan 20 persen pengurangan risiko. 

Jika kurang suka yogurt, Anda bisa coba susu skim yang kaya kalsium dan rendah lemak. 


4. Cokelat hitam

Melansir dari Healthline, pada studi 2015 menemukan makan cokelat hitam alias dark chocolate berhubungan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular. Studi menyarankan konsumsi cokelat hingga 100 gram per hari untuk memperoleh manfaat ini. 

Dark chocolate mengandung lebih dari 60 persen kakao dan lebih sedikit gula. Tak hanya disantap begitu saja, dark chocolate bisa ditambahkan sebagai topping untuk yogurt atau disantap bersama buah-buahan. 

5. Biskuit dari biji-bijian utuh

Tak perlu benar-benar puasa biskuit demi tekanan darah tetap stabil. Boleh saja makan biskuit tetapi pilih biskuit yang berbasis biji-bijian utuh (whole grain.

Dibanding makan keripik kentang, biskuit dari biji-bijian utuh mengandung serat yang baik untuk tekanan darah. 


6. Ubi panggang

Konsumsi ubi mampu memuaskan keinginan untuk menyantap karbohidrat sekaligus menurunkan tekanan darah. Olah ubi jadi camilan lezat dan bermanfaat hanya dengan dipanggang.

Ubi mengandung pati resisten dan vitamin C yang berfungsi untuk menurunkan tekanan darah. Agar ubi memiliki manfaat lebih, tambahkan sedikit minyak zaitun. (els/chs)