Studi kolaborasi dari American Heart Association dan American Stroke Association mengungkapkan, konsumsi dua atau lebih minuman berpemanis setiap hari dikaitkan dengan peningkatan risiko stroke, penyakit jantung, dan kematian dini pada wanita berusia di atas 50 tahun .
Risiko tertinggi terjadi pada wanita yang tidak memiliki riwayat penyakit jantung atau diabetes dan wanita yang obesitas atau Afrika-Amerika.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peneliti menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi dua atau lebih minuman berpemanis buatan setiap hari, 31 persen lebih mungkin mengalami stroke berbasis gumpalan, 29 persen lebih mungkin menderita penyakit jantung, dan 16 persen lebih mungkin meninggal dunia karena sebab apa pun. Angka kemungkinan itu jelas lebih tinggi jika dibandingkan dengan wanita yang minum minuman berpemanis kurang sekali seminggu atau tidak sama sekali.
Penelitian hubungan antara minuman berpemanis dengan penyakit kardiovaskular ini bersifat observasional dan tidak menunjukkan sebab dan akibat. Kendati demikian, hubungan ini harus tetap diwaspadai.
Lihat juga:Ragam Asupan Penting untuk si Jantung Sehat |