Kebiasaan May ini jelas memunculkan beragam respons. Ada yang menilai bahwa apa yang dilakukan May terasa menjijikan. Tapi, ada pula yang menganggapnya sebagai gerakan penghematan sekaligus mengurangi makanan yang dibuang.
Wajar, sebab jamur pada selai dapat menjadi tempat mengendapnya mikotoksin atau zat beracun. Departemen Pertanian Amerika Serikat menyarankan untuk membuang selai yang sudah berjamur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut mengutip The Independent, ragam makanan yang bisa Anda konsumsi meski sudah berjamur.
1. Daging keras dan ham kering
USDA menyebut bahwa sangat normal ketika ada daging keras dan ham kering berjamur saat disimpan dalam suhu kamar. Kedua jenis makanan ini aman dikonsumsi saat jamur pada permukaannya sudah dikikis.
2. Keju keras
Jenis keju keras seperti parmesan dan grana padano juga aman dikonsumsi meski berjamur di permukaan. USDA mengatakan, jamur pada permukaan tidak bisa menembus keju yang keras.
Cara memanfaatkan keju berjamur ialah dengan memotong sekitar satu sentimeter dari bagian yang berjamur. Pastikan pisau tidak berkontak dengan jamur.
Ini berbeda dengan keju lembut seperti brie dan camembert. Sedikit saja jamur, maka keju tak layak lagi untuk dikonsumsi.
3. Keju dari jamur
Selain keju keras, keju lain yang masih layak dikonsumsi walau berjamur adalah keju berbahan dasar jamur. Jenis gorgonzola, stilton, dan roquefort diolah dari jamur.
Jamur yang muncul dalam keju jenis ini menjadi proses pematangan jamur dan aman untuk dikonsumsi.
4. Buah dan sayuran padat
Beberapa jenis sayur dan buah terbilang aman dikonsumsi meski sudah tidak segar atau berjamur.
Mengutip laman Love Food Hate Waste, jamur pada makanan bertekstur keras dan rendah kandungan air terbilang aman. Anda hanya tinggal membuang bagian yang berjamur setidaknya sebanyak satu sentimeter. (els/asr)