Ibu tiga anak ini mengaku pernah terkena penyakit DBD beberapa tahun lalu. DBD membuat pemeran sinetron Cinta Fitri ini mesti terkapar di rumah sakit hingga 10 hari.
Data Kementerian Kesehatan mencatat, pada awal 2019, penderita demam berdarah mencapai 16 ribu orang dengan 169 di antaranya meninggal dunia. Hampir 90 persen kasus DBD ini terjadi pada anak-anak usia di bawah 15 tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Sungut Maut Nyamuk Aedes |
Agar DBD tak menyerang anak-anaknya, Shireen menerapkan langkah pencegahan mulai dari menjaga kebersihan, menerapkan 3M, dan perlindungan pada tubuh anak.
Di musim hujan ini, Shireen menjaga kebersihan lebih ekstra lantaran banyak air yang tergenang menjadi tempat nyamuk Aedes aegypti bertelur. Dia juga mengikuti arahan dari Rukun Tetangga (RT) untuk memeriksa jentik nyamuk di setiap genangan air.
"Dari RT sudah minta untuk dibersihkan dan ketemu jentik nyamuk di tempat yang enggak kepikiran. Seperti mainan anak, kan, mereka sering main masak-masak dan penampungan air di dispenser," tutur istri Teuku Wisnu ini.
Lihat juga:Cegah DBD dengan Bunga Lavender |
"Harus ekstra, 3M dilakukan, walaupun malas tapi harus," ujar Shireen.
Pencegahan terakhir yang dilakukan Shireen adalah memberikan perlindungan pada anaknya dengan mengoleskan minyak telon yang dapat melindungi dari gigitan nyamuk.
"Anak-anak, kan, enggak aku batasin kegiatannya di luar atau di dalam rumah, mereka aktif banget eksplorasi. Jadinya, aku setiap habis mandi kasih minyak telon," ucap Shireen. (ptj/asr)