Kuliner Khas Vietnam yang Patut Dicicipi Trump-Kim Jong Un

Elise Dwi Ratnasari, CNN Indonesia | Selasa, 26/02/2019 15:00 WIB
Kuliner Khas Vietnam yang Patut Dicicipi Trump-Kim Jong Un Kim Jong Un (REUTERS/Stringer)
Jakarta, CNN Indonesia -- Hanoi, Vietnam bakal jadi saksi pertemuan antara dua pimpinan negara Donald Trump dan Kim Jong Un. Jauh sebelum kunjungan Trump, mantan Presiden AS Barack Obama pernah menyambangi Hanoi bersama mendiang Anthony Bourdain pada 2016. 

Selain pho alias mi dari tepung beras yang sudah mendunia, ada beberapa kuliner khas Vietnam yang patut dicicipi baik Trump maupun Kim. Ada lima hidangan yang tak boleh terlewat saat berkunjung ke Hanoi. 

Cha Ca


Hidangan ini adalah ikan yang digoreng dengan bumbu kunyit dan adas sowa (dill). Orang Hanoi menganggap Cha Ca begitu istimewa. Saking istimewanya, mereka mengambil Cha Ca sebagai nama jalan. 

Sesuai dengan namanya, Jalan Cha Ca berisi para pedagang Cha Ca yang bersaing untuk menjual Cha Ca terbaik. Namun yang paling populer ialah Ca La Vong, slaah satu restoran tertua di Hanoi sekaligus toko pertama yang buka di Jalan Cha Ca. 

Melansir dari CNN, ikan goreng ini sudah ada sejak lebih dari 130 tahun lalu. Sajian pertama kali ditemukan oleh keluarga Doan yang menyajikannya sebagai makanan khusus untuk kolonial Perancis. 


Banh Tom

Sekilas, Bahn Tom mirip dengan bakwan udang. Hanya saja, Bahn Tom bahannya agak berbeda yakni, lobster air tawar atau udang dari Danau Barat, tepung dan ubi. 

Pengolahannya pun berbeda. Udang atau lobster tidak dicincang dan dicampur dengan adonan tepung tetapi diletakkan utuh begitu saja. Setelah digoreng, kudapan ini biasanya disajikan bersama daun selada air sebagai pembungkus plus cabai, perasan jeruk nipis dan saus ikan untuk celupan. 

Bahn Tom mulai populer pada 1930 saat para pedagang kaki lima berkumpul di sepanjang Jalan Thanh Nien, jalan yang memisahkan Danau Barat (Tay Ho) dan Danau Truc Bach. 

Bun Ca

Selain pho, Bun Ca juga bisa dijadikan pilihan hidangan berkuah. Dalam kuah ada kombinasi ikan giling goreng, adas kowa (dill), tomat, bawang bombai hijau dan perilla (seperti daun mint). Saat jam makan siang, orang bisa menemukan sup ikan ini di manapun. 

Mark Lowerson, pendiri Hanoi Street Tours menyebut Van adalah tempat yang tepat untuk mencari Bun Ca. Untuk menikmati Bun Ca, ia pun memberikan sedikit tips. 

"Tambahkan sedikit perasan jeruk nipis, cuka, cabai dan rempah untuk mendapatkan keseimbangan rasa asin, asam, manis dan pedas."  


Bun Rieu Cua

Bun Rieu Cua adalah sup bihun daging atau seafood dengan kuah merah tua yang khas. Kaldu terbuat dari pasta tomat dan minyak annatto yang terbuat dari biji pohon kesumba keling (achiote). 

Duo topping favorit sup berupa kepiting air tawar dan tomat rebus. Pasta asam memberikan rasa asam pada kaldu ditambah dengan potongan tahu goreng yang renyah. Bun Rieu Cua enak terdapat di warung roti tepi jalan di jalan Tho Xuong Alley, dekat Katedral St. Joseph. 

Ca Phe Trung

Untuk minumannya, coba cicipi kopi telur alias Ca Phe Trung. Ini minuman kopi Vietnam dengan campuran telur yang memberikan sensasi lembut, creamy seperti busa. Cafe Giang mengklaim diri sebagai penemu minuman ini. 

Ada dua jenis kopi telur yang disajikan, versi panas dan dingin. Versi dinginnya nyaris seperti hidangan penutup dan dinikmati sedikit demi sedikit dengan sendok. 

Sedangkan versi panas hadir dalam wadah air panas untuk menjaga temperaturnya. Bagian dasar gelas menyimpan rasa kopi yang kuat dan lapisan atas berupa telur yang menyerupai busa. (chs)