Segudang Manfaat Seks Saat Hamil

CNN Indonesia | Sabtu, 02/03/2019 02:23 WIB
Segudang Manfaat Seks Saat Hamil Ilustrasi (Istockphoto/dima_sidelnikov)
Jakarta, CNN Indonesia -- Banyak pasangan memutuskan untuk rehat berhubungan intim dalam kondisi hamil. Gara-garanya adalah anggapan bahwa seks pada masa kehamilan tak semenyenangkan seperti sebelumnya.

Padahal, bercinta dalam kondisi hamil bukan hal yang tidak mungkin selama tak terjadi komplikasi pada masa kehamilan.

Mengutip News24, seksolog Tshidi Tsimile mengatakan seks juga tak mungkin menyakiti bayi. Pasalnya, janin terlindungi oleh cairan ketuban dan rahim.


Di luar itu, ada beberapa keuntungan yang akan diperoleh calon ibu dan ayah dari hubungan intim selama kehamilan.


Ada beberapa keuntungan yang akan diperoleh ibu dan ayah dari hubungan intim selama kehamilan.

1. Proses kelahiran akan lebih mudah
Satu manfaat terbesar seks selama masa kehamilan adalah ibu akan lebih kuat saat proses kelahiran normal. Apalagi jika seks dilakukan saat memasuki trimester ke-3. Otot-otot dasar panggul akan kencang dan cukup kuat untuk menghadapi tugasnya kala proses persalinan.

"Sekali Anda mendorong bayi melalui otot-otot itu, mereka akan lebih mudah untuk mengencang," ujar Jeanne Faulkner, perawat bersertifikasi di Portland, Oregon sekaligus penulis buku Common Sense Pregnancy: Navigating a Healthy Pregnancy and Birth for Mother and Baby dikutip dari Fox News.

2. Orgasme tak terlupakan
Orgasme merupakan puncak hubungan intim yang diidamkan banyak pasangan. Hubungan intim selama kehamilan bakal menghadirkan sensasi orgasme yang mungkin belum pernah dirasakan sebelumnya.

Tubuh ibu akan lebih sensitif, puting dan klitoris membesar, serta lebih banyak estrogen mengalir ke daerah panggul sehingga kemungkinan orgasme akan lebih besar. Seks jelas akan membawa kepuasan baik bagi ibu maupun ayah.


3. Perlancar peredaran darah

Selama masa kehamilan, suplai darah akan bertambah dua kali lipat karena ada janin yang harus dihidupi. Proses ini akan terganggu jika peredaran darah tidak lancar. Seks bisa menjadi cara untuk memperlancar peredaran darah.

Hubungan intim juga akan mengembalikan suplai oksigen dan nutrisi yang memadai demi pertumbuhan janin.

4. Cegah preeklampsia
Preeklampsia bisa dialami ibu hamil dengan gejala kenaikan tekanan darah, kenaikan kadar protein dalam urin, dan pembengkakan pada kaki. Demi pencegahan, seks baiknya tak disetop meski dalam keadaan hamil.

Sperma mengandung protein yang bisa mengatur sistem imun dan menurunkan tekanan darah ibu.

5. Kurangi stres ibu
Masa kehamilan mampu membawa kebahagiaan sekaligus stres pada ibu. Perubahan bentuk tubuh, kekhawatiran soal pekerjaan, keuangan, serta membayangkan perubahan yang terjadi saat bayinya lahir saling berkecamuk di kepala ibu hamil.

Seks mampu merilis hormon oksitoksin saat orgasme. Ini dapat memberikan rasa nyaman, bahagia, dan menurunkan stres. Ibu pun dapat tidur dengan nyenyak.

6. Tingkatkan keintiman pasangan
Hamil bukan alasan untuk tidak bercinta. Bercinta secara teratur akan membantu menguatkan keintiman dengan pasangan.

"Ini penting untuk terhubung dengan pasangan sekarang saat Anda punya waktu karena Anda akan memerlukan koneksi ini saat bayinya lahir," kata Tammy Nelson, penulis Getting the Sex You Want. (els/asr)